Perangi Risiko Penularan HIV AIDS Pada Bumil, Bayi, dan Pekerja Seks

JawaPos.com – Miris saat mengetahui bayi tak berdosa tertular HIV AIDS. Karena itu intervensi pencegahan penularan virus mematikan itu terus diupayakan oleh Kementerian Kesehatan, begitu pula pada ibu hamil.

Misalnya upaya peningkatan cakupan tes HIV pada populasi kunci HIV serta populasi yang rentan terhadap infeksi HIV. Termasuk ibu hamil, pasien TB, pasien Hepatitis C dan IMS, pasangan ODHA, dan pasangan populasi kunci.

Pada tahun 2022, Indonesia juga telah berkomitmen untuk mengeliminasi tripel infeksi HIV, sifilis, dan hepatitis B pada ibu hamil. Target yang ingin dicapai adalah kurang dari 50 kasus anak yang terlahir dengan infeksi ketiga penyakit tersebut per 100 ribu kelahiran hidup.

“Indonesia berkomitmen untuk menghentikan epidemi AIDS pada tahun 2030 dengan berupaya untuk mencapai target nasional,” kata Kepala Sub-Direktorat HIV/AIDS dan PIMS, Kementerian Kesehatan, dr. Endang Budi Hastuti, dalam konferensi pers, Senin (3/12).

Sasarannya 90 persen ODHA mengetahui status HIVnya, 90 persen dari ODHA yang tahu statusnya mengakses pengobatan antiretroviral, dan 90 persen dari ODHA yang memiliki jumlah virus yang sudah tertekan. Dia menjelaskan Kementerian Kesehatan juga berupaya untuk meningkatkan ketersediaan monitoring viral load pada ODHA yang melakukan pengobatan, sehingga dapat mengevaluasi kesuksesan pengobatan HIV.

Perangi Penularan Pada Kelompok Berisiko

Banyak ODHA yang termasuk populasi kunci, misalnya pekerja seks, transgender, narapidana, serta pengguna narkotika suntik, mendapatkan hambatan lebih besar dalam mengakses layanan. Oleh karena itu daftar poker, permasalahan HIV harus dipandang dari kacamata Hak Asasi Manusia untuk memastikan bahwa semua orang diperlakukan dengan hormat dan bermartabat di semua layanan kesehatan.

Pegiat HIV AIDS dari Jaringan Indonesia Positif (JIP) Verdy, menekankan pentingnya pendekatan berbagai strategi yang berbeda untuk mencegah ODHA putus obat. Pihaknya merekomendasikan agar Kementerian Kesehatan menggenjot akses pengobatan.

Caranya dengan mempertimbangkan regimen ARV yang lebih sederhana dan minim toksisitas, mengembangkan layanan mobile untuk akses ARV, memperluas upaya redistribusi layanan ARV dari layanan tersier (Rumah Sakit) ke layanan kesehatan primer (puskesmas) yang lebih dekat dijangkau oleh masyarakat, dan aturan pemberian ARV multi-bulan untuk ODHA yang sudah stabil tingkat kesehatannya. Hal-hal ini akan mempermudah ODHA dalam mempertahankan pengobatan sehingga perkembangan virus HIV pada ODHA dapat ditekan dan mengurangi resiko penularan.

(ika/JPC)

Yuk, Rutin ke Dokter Gigi Sekaligus Periksa Kanker Mulut!

JawaPos.com – Berapa kali Anda pergi ke dokter gigi? Apa hanya saat sakit gigi saja? Seseorang disarankan untuk rutin memeriksakan giginya ke dokter gigi setiap enam bulan sekali. Tak hanya saat sakit saja, tetapi pergi ke dokter gigi juga bisa mendeteksi penyakit lain, salah satunya kanker mulut.

Kanker mulut diawali dengan gejala lesi (luka) dan perubahan warna. Meskipun deteksi awal kanker rongga mulut sangat penting dilakukan, namun masih sedikit dokter gigi yang menerapkannya. Berdasarkan data Konsil Kedokteran Indonesia, tercatat ada 35.207 dokter gigi dan 102 dokter spesialis penyakit mulut.

Ketua Persatuan Dokter Gigi Indonesia, Dr. drg. R. M. Sri Hananto Seno, Sp.BM (K)., MM mengatakan, diagnosis dini kanker mulut telah menjadi prioritas tujuan kesehatan sehingga masyarakat membutuhkan profesional kesehatan yang handal. Peran itu bisa dilakukan oleh dokter gigi.

“Di sini dokter gigi memegang peran penting. Dokter gigi tidak hanya memeriksa masalah pada gigi, tapi penting untuk melakukan deteksi awal kanker mulut,” jelasnya dalam konferensi pers baru-baru ini.

Ia juga mengimbau kepada semua dokter gigi untuk melakukan pemeriksaan rongga mulut pasiennya secara komperhensif. Salah satunya mengecek jaringan lunak maupun jaringan keras gigi.

Secara global, tercatat 300.373 kasus kanker rongga mulut dan 145.353 kematian akibat kanker rongga mulut pada tahun 2012. Lebih dari separuh kanker rongga mulut di dunia terjadi di wilayah Asia yang diperkirakan 168.850 kasus baru terdianogsis.

Dari jumlah tersebut sekitar 11 persen penderita kanker mulut berasal dari wilayah Asia Tenggara. Rata-rata datang sudah dalam stadium lanjut karena awalnya tak mengira ada kanker atau terlambat deteksi dini.

(ika/JPC)

Hindari 7 Pencetus Kanker Mulut dengan Cara Mudah

JawaPos.com – Berbagai macam faktor bisa memicu timbulnya kanker. Meski belum jelas apa penyebabnya, namun ada faktor pencetus yang bisa dihindari. Caranya mudah, cukup dengan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Ketua Ikatan Spesialis Penyakit Mulut Indonesia, Drg. Rahmi Amtha, MDS, Sp.PM, PhD, menjabarkan tujuh pencetus risiko kanker mulut. Maka bagi siapapun mulai sekarang sebaiknya menghindari hal itu dan melakukan pola hidup sehat. Apa saja?

“Faktor penyebab akan berinteraksi dengan faktor yang lain dengan waktu yang lama untuk menghasilkan kelainan yang dapat dilihat secara klinis,” katanya dalam konferensi pers baru-baru ini.

Alkohol dan Rokok
Kedua hal ini merupakan salah satu penyebab kanker mulut. Incidence kanker mulut meningkat pada perokok yang juga minum alkohol sebanyak 7x lipat. Ethanol meningkatkan permeabilitas mukosa mulut sehingga penetrasi zat-zat karsinogenik dari tembakau semakin besar.

Menyirih
Cara dan komposisi sirih yang digunakan berbeda-beda di tiap daerah dan negara. Perbedaannya dalam penggunaan pinang. India, Indonesia bagian Barat, Malaysia, Singapore, Pakistan, Bangladesh menggunakan pinang tua, sedangkan Tiongkok, Taiwan, Indonesia Timur menggunakan pinang muda.

Buah Pinang
Kebiasaan mengunyah sirih dengan buah pinang telah ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia WHO 2003 sebagai salah satu faktor risiko kanker mulut. Bahan karsinogenik mengandung arecoline, arecaidine, guvacine, dan guvacoline.

Pola Makan
American Institute for Cancer Research tahun 1997 menemukan bahwa pola makan berperan penting pada perkembangan penyakit kronis termasuk kanker. WHO (2003): 30 persen kanker. Studi mengenai pola makan dan kanker mulut amat jarang. Cara pengolahan makanan juga amat mempengaruhi nutrient yang terkandung. Diet rendah serat (sayur, buah-buahan) dan omega 3-6 yang tidak seimbang cenderung meningkatkan risiko terjadinya kanker termasuk kanker mulut.

Virus
Virus Human Papioma Virus (HPV) no 16 telah banyak ditemukan pada kanker mulut. HPV juga menyebakan kanker mulut rahim (cervix). HPV menyebakan mutasi dari gen P53 (yang banyak ditemukan di kanker mulut)

Faktor Genetik
Keturunan dan Genetik polimorphisme (variasi genetik) dapat meningkatkan risiko, atau nutasi gen tertentu (p53, p16, Ki67, dll).

Jamur
Candida albicans flora normal swrta NACA (non albicans candida) ditemukan banyak pada kasus keganasan. Spora jamur yang masuk ke jaringan lunak dapat menyebabkan perubahan sel (displasia). Nitrosamines yang diproduksi oleh candida dapat mengaktifkan proto-oncogen.

(ika/JPC)

2 Kandungan Penting Makanan Untuk Lawan Insomnia dan Sakit Kepala

JawaPos.com – Menjalankan aktivitas dengan semangat perlu didukung oleh asupan gizi yang cukup. Sehingga energi yang dihasilkan bisa maksimal. Terlebih, bagi orang yang menderita insomnia dan sering sakit kepala, diharuskan mengonsumsi makanan yang bergizi.

Ada dua kandungan penting untuk melawan sakit kepala dan insomnia yaitu Magnesium dan Vitamin K. Berikut penjelasannya, dilansir dari Authority Love, Selasa (11/12).

1. Magnesium

insomnia, cara atasi insomnia,Ilustrasi sayuran. Anda yang sering sakit kepala, tidak berenergi, dan insomnia sebaiknya konsumsi Magnesium dan Vitamin K. (Pinterest)

Magnesium terlibat dalam setidaknya 300 reaksi kimia yang berbeda di tubuh. Ini membantu mengubah makanan menjadi energi dan menciptakan protein baru dari asam amino. Bahkan bisa menghilangkan kecemasan, stres, dan untuk memerangi kelelahan.

Magnesium dapat mencegah sering sakit kepala dan bahkan membantu mengobati migrain. Rendahnya kadar magnesium dapat menyebabkan depresi dan insomnia. Oleh sebab itu direkomendasikan untuk mengonsumsi bayam, kacang, beras merah, roti gandum, ikan, daging, serta alpukat.

2. Vitamin K

Vitamin K mensintesis protein yang penting untuk menggumpalkan darah dan menghentikan pendarahan. Vitamin K dengan vitamin D bisa membuat tulang Anda lebih kuat. Kadar vitamin K yang rendah dapat menyebabkan peningkatan risiko patah tulang.

Vitamin K dapat diperoleh dari sayuran berdaun hijau yaitu kale, bayam, sawi, sawi, bit hijau, dan lobak hijau. Bisa juga dari daun bawang, selada kebun, selada air, selada romaine, selada merah, seledri. 

(Inr/JPC)

Ini Alasan Pentingnya Asupan Nutrisi Termasuk Pada Anak Autisme

JawaPos.com – Anak-anak harus ceria dalam tumbuh kembangnya. Maka kuncinya ada pada pemenuhan nutrisi. Bukan lagi 4 sehat 5 sempurna, tetapi saat ini anak dibiasakan dengan konsumsi nutrisi gizi seimbang. Tentunya setiap kebutuhan gizi anak berbeda, termasuk bagi mereka yang memiliki keistimewaan dengan autisme.

Perusahaan nutrisi global, Herbalife Nutrition, yang merupakan official sponsor nutrisi dan jersey partner tim Major League Soccer (MLS) Amerika, LA Galaxy, menggelar Tour Asia pada tanggal 11-16 Desember 2018 di Jakarta, Bali dan Jepang. Dalam program tersebut mereka memberikan edukasi tentang pentingnya nutrisi dalam berolahraga. Sebab anak biasanya tumbuh dengan aktif.

“LA Galaxy di Asia dapat menjadi inspirasi dan memberi manfaat bagi masyarakat dan para atlet di Indonesia tentang pentingnya mengkonsumsi asupan nutrisi yang baik untuk meningkatkan performa kita sehari-hari. Sebab atlet bisa menjadi role model atau panutan bagi anak tumbuh sehat,” kata Senior Director & Country General Manager Herbalife Nutrition Indonesia Andam Dewi dalam konferensi pers, Rabu (12/12).

Para pemain LA Galaxy mengunjungi naungan Herbalife Nutrition Foundation (HNF) di Indonesia, dengan menggelar permainan mini soccer. Mereka melakukan edukasi tentang nutrisi dengan anak-anak dari panti asuhan Pondok Kasih Agape dan Rumah Autis. LA Galaxy memberikan bantuan secara tunai sebesar total USD 14 ribu untuk pemenuhan asupan nutrisi dan pendidikan.

Pentingnya Nutrisi Anak Autisme

Anak-anak yang hadir adalah anak dengan keistimewaan autisme. Mereka tentu unik dan mempunyai kecerdasan sesuai masing-masing bakatnya. Untuk mendukung hal itu, pemenuhan nutrisinya tentu harus diperhatikan.

“Anak-anak spesial punya kondisi berbeda. Mereka (anak autisme) agak berbeda nutrisinya. Mereka tak boleh konsumsi makanan tertentu yang memicu perilakunya. Mereka harus gluten free atau menghindari makanan kandungan susu dan tepung,” kata Founder Rumah Autis Deka Kurniawan.

Jika hal itu kebablasan akan memicu anak menjadi hiperaktif dan tak bisa dikontrol. Maka anak-anak autisme harus selektif dalam mengonsumsi makanan agar sarafnya tak terganggu.

“Orang tua tentu harus kami bingkai agar bisa serius konsisten bekerja sama dengan kami. Tentu kami sebagai pengajar tak bisa kontrol apa yang dikonsumsi anak di rumah. Namun nutrisi yang tepat pasti akan mendukung bakat unik yang dimiliki mereka (anak autisme),” kata Deka.

Dalam Tour Asia ini, LA Galaxy membawa 5 pemain yaitu Emmanuel Boateng, Daniel Steres, Dave Romney, Baggio Husidic, dan Jonathan dos Santos. Para pemain LA Galaxy akan mengadakan sesi pelatihan nutrisi dan kebugaran olahraga di setiap kota, bersama Dr. Dana Ryan, Director of Sports Performance and Education Herbalife Nutrition, untuk memberikan edukasi tentang pemahaman akan memanfaatkan olahraga serta kebiasaan nutrisi dan kebugaran lebih efektif dalam kegiatan sehari-hari pemain LA Galaxy.

(ika/JPC)

Hentikan Obat Pengencer Darah Sebelum Sedot Lemak, Ini Alasannya

JawaPos.com – Sejumlah pasien dengan penyakit jantung dan kardiovaskular biasanya mengonsumsi obat pengencer darah. Pada pasien-pasien yang mengonsumsi obat ini secara rutin, sebaiknya memperhatikan anjuran dokter sebelum melakukan tindakan medis sebelum operasi atau melakukan perawatan kecantikan. Salah satunya Liposuction atau dikenal masyarakat awam dengan sedot lemak.

Tentu tujuan obat pengencer darah adalah untuk mengencerkan darah. Terdapat beberapa efek samping yang berhubungan dengan obat pengencer darah, baik antikoagulan maupun antiplatelet.

Obat pengencer darah harus disetop jika pasien akan menjalani prosedur tindakan medis seperti, cabut gigi, operasi kecil, biopsi, dan lainnya. Jika obat tidak disetop, maka akan terjadi perdarahan.

“Sebelum menjalani tindakan Liposuction, kondisi seseorang harus dalam keadaan sehat. Sebaiknya juga menghindari obat-obatan, serta makanan dan minuman yang menyebabkan darah menjadi encer,” tegas Dokter Spesialis Bedah Plastik dari Clinique Suisse dr. Laurentius Ariawan Widyanto, Med, SpBP, kepada wartawan, Selasa (11/12).

Pria yang akrab disapa dr. Ari itu mencontohkan obat pengencer darah di antaranya seperti Aspirin dan Clopidogrel. Sebab jika tidak, maka risikonya bisa terjadi perdarahan.

“Supaya tak terjadi biru-biru di tubuh karena darahnya encer. Hentikan dulu obat pengencer darah. Lalu hindari alkohol, vitamin dan suplemen tertentu. Jika tidak, maka tindakan akan dipending,” papar dr. Ari.

Sebelum tindakan Liposuction, pasien diberi obat penenang, kemudian area pipi disterilkan dan diberikan suntikan mati rasa. Sesudah itu, baru dilakukan pengerjaan selama 30-60 menit.

Salah satu pasien yang merupakan istri aktor Okan Kornelius, Lee Okan juga harus menjalani berbagai prosedur tes kesehatan sebelum menjalani sedot lemak. Salah satunya beberapa hari sebelumnya, Lee diminta untuk melakukan tes darah agar memastikan kondisinya dalam keadaan sehat.

(ika/JPC)

Obat yang Perlu Diperhatikan Jelang Operasi Selain Pengencer Darah

JawaPos.com – Sebelum melakukan tindakan operasi baik besar maupun kecil, biasanya dokter memiliki standar tatalaksana prosedur pada pasien. Salah satunya adalah obat-obatan apa yang diminum pasien selama ini dan riwayat penyakit apa yang diderita pasien.

“Sebelum operasi, pasti pasien akan ditanya obat-obatan apa yang diminum dan penyakit apa yang diderita, terutama pada pasien penyakit degeneratif seperti lansia. Misalnya penyakit kardiovaskuler dan diabetes,” kata Dokter Spesialis Anestesi dr. Setyadi Suroyo, Sp.An di RS Meilia Cibubur kepada JawaPos.com baru-baru ini.

Untuk pasien diabetes, beberapa obat yang diberikan saat sebelum operasi dan selama operasi jangan sampai menaikkan kadar gula darah. Sehingga pada pasien diabetes, dokter akan hati-hati.

“Atau obat-obat tertentu khawatir menaikkan gula darahnya setelah tindakan operasi. Tapi itu bukan berarti kontra indikasi tersebut absolut pasti terjadi. Sebab selama bisa dikontrol gula darahnya, maka harus detail semua,” jelasnya.

Untuk pasien riwayat jantung dan stroke, juga harus menghentikan obat pengencer darah sebelum operasi. Sebab khawatir bisa terjadi perdarahan selama operasi.

“Obat pengencer darah akan membuat perdarahan. Minimal 5 hari hatus dihentikan sebelum operasi. Jika tidak, bisa terjadi perdarahan di tempat suntikan atau di lokasi tubuu yang dioperasi,” papar dr. Setyadi.

(ika/JPC)

Orang dengan Autisme Punya Kelebihan Otak yang Cerdas, Ini Alasannya

JawaPos.com – Jangan pernah memandang anak dengan autisme sebelah mata. Karena mereka justru dianugerahi dengan otak dan bakat yang cerdas. Sebut saja sederetan ilmuan seperti Albert Einstein, Sir Isaac Newton, dan Mozart, adalah tokoh-tokoh bersejarah yang dipercaya sebagai orang genius. Ternyata mereka mengidap autisme.

Maka kesimpulannya, orang autisme punya bakat dalam satu bidang tertentu. Autisme sebuah spektrum yang menggambarkan berbagai jenis gangguan pada perkembangan otak. Gejala umum yang bisa diamati adalah kesulitan berkomunikasi, berinteraksi secara sosial, mengungkapkan emosi dan perasaan, serta memahami keadaan lingkungan sekitarnya.

Dalam keterangan tertulis hellosehat.com, Senin (10/12), orang dengan autisme mengalami gangguan pada lobus frontal (bagian otak depan) dan posterior (bagian belakang otak). Akibatnya, pengidap autisme memiliki cara berpikir dan mengolah informasi yang unik.

Orang dengan autisme umumnya memiliki daya ingat yang sangat baik dan jelas. Ingatannya akan informasi atau kejadian lampau amat mendetail. Namun mereka kesulitan dalam menghubungkannya dengan emosi tertentu, seperti sedih, senang, atau marah. Itu sebabnya orang dengan autisme juga menghadapi kendala dalam memahami serta mengendalikan emosi, perasaan, perilaku, dan kepribadian dirinya sendiri serta orang lain.

Untuk urusan membaca pola, berhitung, dan menarik kesimpulan logis, mereka yang berada dalam spektrum autisme biasanya justru jauh lebih mahir dari orang-orang kebanyakan. Berkat kemampuan memahami pola dengan baik, mereka juga cenderung pandai memainkan alat musik. Ingatan visual yang tajam disertai dengan imajinasi juga menjadikan mereka sebagai seniman atau pelukis yang cakap.

Kenapa penderita autisme biasanya cerdas?

Lantas, apa yang menyebabkan orang dengan autisme biasanya cerdas? Sejauh ini berbagai studi masih dilaksanakan untuk mencari tahu apakah orang dengan autisme pasti menjadi seorang genius. Namun, para peneliti sepakat bahwa beberapa faktor berikut menjadi alasan mengapa banyak orang dengan autisme memiliki tingkat kecerdasan yang mengagumkan.

1. Konsentrasi yang sangat tinggi

Orang dengan autisme mampu menjaga fokus dan konsentrasi yang tinggi terhadap satu hal tertentu. Namun, mereka memang kadang kesulitan membagi konsentrasi untuk banyak hal sekaligus.

Karena besarnya perhatian yang dicurahkan dalam satu hal tertentu, orang dengan autisme biasanya cepat menguasai materi baru yang dipelajarinya.

2. Daya ingat yang tajam

Orang dengan autisme biasanya cerdas karena bisa dengan mudah mengingat hal-hal yang pernah ditemuinya. Saat mereka melihat orangtua atau gurunya memainkan suatu alat musik, mereka akan merekam kejadian tersebut dengan baik dalam memorinya.

Maka, ketika tiba giliran mereka untuk mencoba sendiri alat musik tersebut, mereka akan langsung memutar kembali memori ketika Anda memainkan alat musik itu dan menirunya dengan tepat. Begitu juga halnya dengan rumus Matematika, Fisika, atau tata bahasa.

3. Memerhatikan detail

Salah satu alasan mereka yang mengidap autisme memiliki daya ingat yang tajam adalah perhatian terhadap detail. Menurut mereka, tak ada detail yang terlalu kecil untuk diamati. Itulah sebabnya ketika orang dengan autisme dihadapkan pada suatu masalah, mereka bisa dengan cepat mencari akar masalahnya dan menemukan solusi yang tepat.

4. Lebih mengandalkan logika daripada emosi

Sebuah penelitian terbaru yang dilakukan oleh King’s College di Inggris menemukan bahwa orang yang berada dalam spektrum autisme cenderung lebih mengandalkan logika daripada emosi saat mengambil keputusan.

Daripada mengandalkan rasa takut, amarah, atau rasa bahagia yang meluap-luap, orang dengan autisme lebih memilih untuk mempertimbangkan alasan-alasan logis dan objektif dalam membuat keputusan.

(ika/JPC)

Kenali Dua Jenis Nyeri Pada Tubuh dan Solusinya

JawaPos.com – Nyeri merupakan sebuah sinyal yang disampaikan dari sistim saraf, bahwa ada yang tidak beres atau salah dengan tubuh. Bisa disebabkan oleh karena trauma seperti tusukan, sengatan, luka bakar, atau bahkan muncul dalam bentuk kesemutan atau ketidaknyamanan lainnya. Nyeri yang hadir bisa sangat sakit atau hanya sebuah nyeri biasa atau tumpul.

“Kondisi ini dapat datang dan pergi kapan saja, dapat juga menetap dalam beberapa lama. Nyeri dapat muncul hanya pada salah satu bagian tubuh saja seperti di daerah punggung, perut, dada, pinggang, dan dapat juga terjadi di seluruh tubuh,” jelas Pakar Nyeri dr. Mahdian Nur Nasution SpBS, dalam Kegiatan Bakti Sosial PT Waskita Karya (Persero) Tbk. di RS Meilia Cibubur, Minggu (9/12).

Menurutnya, dalam dunia medis, rasa nyeri terbagi menjadi dua. Hal itu adalah nyeri kronik dan nyeri akut.

nyeri tubuh, cara atasi nyeri,Dokter Spesialis Anestesi dr. Setyadi Suroyo, Sp.An (baju dokter hijau) menjelaskan seputar nyeri dan pengobatannya. (Rieska Virdhani/JawaPos.com)

Nyeri Akut

Nyeri akut umumnya datang secara tiba-tiba, hal ini bisa karena adanya penyakit tertentu, cidera, atau peradangan. Pada kondisi nyeri akut, dokter akan lebih untuk melakukan diagnosis dan juga terapinya. Meski demikian nyeri akut, bisa hilang atau malah berubah menjadi nyeri kronis.

Nyeri Kronis

Sedangkan yang dimaksud dengan nyeri kronik adalah nyeri yang berlangsung lama lebih dari 3 bulan dan mengakibatkan berkurangnya aktivitas. Perawatan nyeri sangat bergantung pada penyebab dan jenis rasa sakit yang di alami pasien. Beberapa modalitas terapi nyeri di antaranya obat-obatan, akupuntur, operasi dan yang saat ini sedang banyak dilakukan adalah radiofrekuensi ablasi, sebagai salah satu teknologi minimally invasive untuk mengatasi nyeri kronik.

Tatalaksana Nyeri

Dokter Spesialis Anestesi dr. Setyadi Suroyo, Sp.An menegaskan untuk mengatasi nyeri salah satunya bisa dilakukan dengan mengonsumsi obat sejenis Paracetamol. Obat tersebut adalah paling aman dikonsumsi dan dijual bebas.

“Nyeri bulanan karena haid boleh minum Paracetamol. Ibu hamil pun boleh. Paracetamol adalah anti nyeri yang paling aman dikonsumsi,” ujarnya.

Maka dr. Setyadi menegaskan pasien harus segera mengunjungi dokter ketika nyeri tersebut sudah tak bisa diatasi dengan obat-obatan yang konvensional. “Ketika sudah tak bisa diatasi obat-obatan konvensional yang beredar dan berulang, sebaiknya kunjungi dokter,” tegasnya.

(ika/JPC)

BAB Harus Tiap Hari, Amankah Gunakan Obat Pencahar?

JawaPos.com – Berapa kali sih frekuensi ideal Buang Air Besar (BAB)? Tentu sama seperti sampah di dalam rumah yang harus dibuang agar tak menimbulkan penyakit. Begitu pula kotoran yang ada di dalam usus juga harus dibuang setiap hari.

Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB menegaskan BAB wajib dilakukan setiap hari. Batas toleransi maksimal dua hari masih diperbolehkan.

“Dua hari enggak BAB masih boleh lah. Harusnya setiap hari. Tapi kalau sudah 3 hari itu harus keluar bagaimanapun caranya,” kata dr. Ari baru-baru ini.

Maka untuk mengatasinya bisa dilakukan dengan cara alami. Misalnya mengonsumsi makanan probiotik atau buah dan sayuran yang kaya serat. Minun air putih juga harus cukup.

“Banyak minum, serat dan probiotik membuat feses lebih halus. Bisa diperoleh dari yogurt misalnya,” jelas dr. Ari.

Sejumlah buah sebaiknya dihindari jika ingin BAB lancar. Misalnya salak dan pisang biasanya membuat perut lebih sembelit.

“Dan harus banyak bergerak. Saya tuh 6 ribu langkah setiap hari pakai aplikasi. Atau berjalan 30 menit minimal,” ungkapnya.

Jika masih belum BAB juga, kata dia, dokter biasanya memberikan resep obat pencahar agar BAB lancar. Namun dr. Ari menegaskan sebaiknya obat pencahar dipakai saat darurat saja, meski banyak dijual bebas.

“Pencahar jangan ketergantungan. Emergency saja. Boleh itu tapi jangan terus-terusan,” jelasnya

Mesku dijual bebas, penggunaan obat pencahar terlalu sering, menurutnya bisa membuat usus ketergantungan. Lebih baik dengan menggunakan cara alami untuk bisa BAB dengan lancar.

“Ada pencahar yang melunakkan feses, ada yang rangsang usus bekerja. Kalau terlalu sering membuat usus malas bekerja. Saat tak ada itu (pencahar), jadi susah BAB. Jadi yang alami saja,” tuturnya.

(ika/JPC)

Orang Tua Wajib Perhatikan 3 Hal Ini Sebelum Anak Dikhitan

JawaPos.com – Khitan atau sunat kini makin gencar dilakukan karena bisa menunjang kesehatan. Sirkumsisi atau khitan (sunat)merupakan tindakan pembedahan yang banyak dilakukan pada anak di dunia. Hal ini dilakukan dengan menghilangkan kulit kulup yang menutupi kepala penis.

Di luar negeri tindakan sirkumsisi banyak dilakukan saat bayi berusia 3 hari atau lebih dan dilakukan sebelum bayi meninggalkan rumah sakit. Sedangkan di Indonesia sirkumsisi dilakukan oleh dokter umum, namun dapat dilakukan oleh dokter bedah, dokter urologi, dokter bedah anak seperti yang dilakukan di luar negri.

Dalam bakti sosial kali ini PT Waskita Karya (Persero) Tbk mentargetkan sebanyak 1250 anak di 5 kota, salah satunya dilakukan di RS Meilia Cibubur. Dengan layanan kesehatan gratis yang diberikan berupa sunatan massal, pap smear, dan USG mamografi, katarak, dan pengobatan umum serta nyeri.

“Meski saat ini sudah ada jaminan kesehatan nasional (JKN) dari pemerintah, tidak semua layanan kesehatan ter-cover didalamnya seperti praktek sirkumsisi. Sebagai salah satu upaya preventive yang dapat membantu hygiene penis, dan mencegah beberapa penyekit menular seksual,” ujar Manager Humas PT Waskita Karya (Persero) Tbk. Poppy Sukmawati kepada wartawan, Minggu (10/12).

Pakar Nyeri dr. Mahdian Nur Nasution SpBS, menegaskan orang tua harus memperhatikan sejumlah hal sebelum mengantarkan anak dikhitan. Hal itu bisa dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

Kondisi Kesehatan Anak

Pada bayi prematur mungkin orang tua harus menunda untuk sementara tindakan sirkumsisi. Atau pada bayi dengan kelainan penis bawaan lahir atau riwayat keluarga dengan gangguan sistem pengentalan darah.

Pasca Khitan

Pasca tindakan sirkumsisi anak akan rewel atau gampang menangis. Untuk itu hati-hati saat sedang membersihkan penis anak, misal setelah buang air besar atau kecil atau saat mandi.

Gunakan Celana Khusus

Usai dikhitan, orang tua bisa meminta anak memakai pelindung penis dengan celana penis khusus. Atau dapat juga dengan mengenakan pakaian yang longgar agar tidak ada penekanan pada penis.

(ika/JPC)

Kenali Gejala Awal Kanker Usus Saat Nyeri Perut dan BAB Berdarah

JawaPos.com – Seseorang harus hati-hati saat mengalami rasa nyeri di perut yang berulang disertai dengan Buang Air Besar (BAB) berdarah. Sebab tanda itu bisa menjadi gejala awal kanker usus. Beberapa orang menganggap sepele, karena dikira hanya terjadi sekali dua kali, dan akibat terlalu keras mengejan.

Padahal, itu bisa menjadi gejala awal penyakit kanker usus. Kanker usus besar merupakan salah satu kanker yang menyebabkan kematian utama baik pada wanita dan pria seluruh dunia saat ini.

“Penyakit kanker ini bisa dicegah dan bisa diobati. Semakin dini ditemukan, semakin baik prognosisnya. BAB berdarah sebanyak 9 persen bisa karena gejala kanker usus. Intinya kalau sudah berdarah pasti ada sesuatu yang enggak beres. Saya tetap sarankan ke dokter. Karena BAB berdarah itu gejala paling dominan,” kata Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB baru-baru ini.

kanker usus, gejala kanker usus,kanker usus, gejala kanker usus,Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB menjelaskan gejala dan bahaya kanker usus. (Rieska Virdhani/JawaPos.com)

Jika kasus kanker usus besar ini ditemukan pada stadium awal maka harapan hidup 5 tahunnya mencapai 92 persen. Sebaliknya jika kanker usus ini ditemukan pada stadium IV/lanjut maka harapan hidup 5 tahunnya hanya tinggal 12 persen.

“Penyakit ini awalnya tanpa gejala oleh karena itu buat masyarakat yang mempunyai risiko tinggi terjadinya kanker usus besar untuk kontrol ke dokter. Akan dilakukan pemeriksaan skrining untuk mendeteksi secara dini penyakit ini,” jelasnya.

Gejala yang timbul kalau kanker usus sudah terjadi antara lain buang air besar berdarah, pola defekasi yang berubah baik mudah diare atau sembelit secara bergantian, sakit perut berulang, berat badan turun, pucat tanpa sebab yang jelas bahkan apabila teraba benjolan di perut merupakan gejala kanker usus besar. Pemeriksaan kolonoskopi dan dilanjutkan dengan biopsi merupakan metode utama untuk menemukan kanker usus ini pada usus Anda.

Gaya hidup menjadi salah satu penyebab kenapa kanker usus besar tetap bertahan sebagai penyebab utama kematian dan angka kejadian terus meningkat di tengah masyarakat. “Dalam praktik saya sehari-hari kasus kanker usus sudah umum ditemukan. Saat ini bahkan kasus-kasus baru yang ditemukan pada usia yang lebih muda,” ungkap dr. Ari.

Akhirnya kenali faktor risiko, kontrol ke dokter jika mempunyai faktor risiko, kenali gejalanya dan segera berobat ke dokter. Selalu menjaga agar tetap melakukan gaya hidup sehat.

“Sekali lagi penyakit kanker usus besar bisa dicegah dan bisa diobati. Semakin dini ditemukan, semakin baik harapan hidup 5 tahun ke depan untuk pasien,” ujar dr. Ari.

(ika/JPC)

Jajan Sembarangan dan Banyak Makan Daging Merah Bisa Picu Kanker Usus

JawaPos.com – Usus merupakan organ paling vital untuk mencerna asupan makanan dan minuman. Karena itu, pola makan tak sehat dianggap sebagai salah satu faktor risiko terjadinya kanker usus besar.

Saat ini begitu banyak jajanan di pinggir jalan yang menawarkan berbagai kandungan, yang tak terjamin kesehatannya. Apalagi ada juga pedagang tak bertanggung jawab yang menggunakan bahan tambahan pangan berbahaya seperti formalin dan boraks.

Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB menjelaskan semua itu faktor risiko yang bisa memicu terjadinya kanker usus. Faktor genetik memang merupakan salah satu faktor risiko terjadinya kanker usus besar tetapi gaya hidup merupakan hal yang utama.

“Makanan-makanan tadi jadi faktor risiko. Tetapi ada faktor risiko lain seperti kurang makan sayur dan buah. Multi faktor lain bisa juga merokok, alkohol, dan obesititas,” kata dr. Ari baru-baru ini.

Menurutnya, berbagai penyedap rasa jika masih boleh beredar dan diizinkan oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) artinya masih aman. Tetapi tentu ada kadar batasan aman mengonsumsinya.

“Selama boleh beredar, pengawet dan penyedap makanan enggak masalah. Namun yang enggak resmi dan berbahaya seperti formalin dan boraks itu yang jadi masalah,” ujarnya.

Ada juga gula buatan di masyarakat yang harus dibatasi penggunaannya. Namun dr. Ari lembali menegaskan selama masih beredar di pasaran, artinya produk tersebut aman. Namun tentu tak boleh berlebihan mengonsumsinya.

“Belum ada penelitian soal pemanis buatan. Begiti pula soda. Asal jangan berlebihan. Bicara pemanis,jika ada pilihan kita kuat tanpa pemanis, ya mending tak usah pakai pemanis,” jelasnya.

Konsumsi Daging Merah

Beberapa faktor risiko yang telah teridentifikasi dan konsisten dalam berbagai penelitian termasuk penelitian di Indonesia adalah diet tinggi daging merah serta daging olahan serta kurang makan sayur dan buah. Anjuran untuk mengontrol berat badan dengan konsumsi daging merah yang berlebihan dan tidak konsumsi buah karena mengandung karbohidrat merupakan anjuran yang menyesatkan.

“Secara sederhana bahwa komponen dari daging merah dibanding daging putih proses pencernaannya lebih sulit. Kandungan asam amino, komposisi serat, gajih dan lemak daging merah lebih kompleks dibanding daging putih. Ikan dan ayam lebih gampang dicerna,” tutupnya. 

(ika/JPC)

‘Berkawan’ dengan Diabetes, Lakukan 5 Cara Kontrol Gula Darah

JawaPos.com – Diabetes banyak menghantui masyarakat urban saat ini khususnya diabetes tipe II. Pola hidup dan makan tak sehat, membuat diabetes membayangi masyarakat. 

Diabetes adalah sebuah kondisi banyaknya kadar gula di dalam darah. Normalnya seseorang memiliki kadar gula darah 80-140 mg/dl dalam darah. Di dalam darah, kadar gula darah fluktuatif. Misalnya usai makan, kadar gula darah tinggi namun dapat kembali normal setelah dua jam pada orang dengan gula darah normal.

Gaya hidup tidak sehat membuat seseorang rentan terkena penyakit diabetes tipe II. Diabetes jenis ini sedikit berbeda, biasanya dialami oleh masyarakat yang kegemukan. Pada seseorang dengan tipe ini, makanan yang diserap dan menjadi glukosa tetap berada di darah, dan tidak dapat masuk ke dalam sel.

Setelah makanan diserap, pankreas normalnya mengeluarkan hormon insulin. Insulin gunanya untuk membantu tubuh membuka dinding-dinging sel untuk menyerap glukosa di dalam darah. Diabetes tipe II memiliki pankreas dengan produksi insulin yang terkadang normal, namun justru kerusakan terjadi pada dinding selnya.

Dilansir dari Times of India, Selasa (4/12), seseorang yang mengalami diabetes harus punya tekad untuk mempertahankan pola makan yang tepat. Sehingga kehidupan tetap akan berkualitas.

Studi menunjukkan gaya hidup yang seimbang dengan diet bergizi dan olahraga rutin, tidak hanya membantu mengatur kadar gula darah tetapi pada saat yang sama dapat menurunkannya. Maka ada beberapa cara mudah melakukannya.

1. Tetap Terhidrasi

Ini adalah salah satu tips paling sederhana untuk menjaga kadar gula yang seimbang. Minum air yang cukup membantu tubuh untuk kembali terhidrasi dan mengelola kadar gula.

2. Diet Rendah atau Tanpa Karbohidrat

Kebanyakan orang akhirnya menghindari karbohidrat untuk mengelola kadar gula mereka. Tetapi menurut para ahli, memasukkan karbohidrat dengan sifat glikemik rendah dapat membantu dalam mengatur kadar gula. Jadi bukan tak boleh makan karbohidrat, tetapi harus diganti. Misalnya dengan umbi-umbian, beras hitam, beras merah, gandum utuh dan makanan kaya serat lainnya serta sayuran.

3. Atur 3J

Atur Jumlah, Jenis, dan Jam makan. Kebanyakan orang mengikuti tradisi makan tiga hingga empat kali sehari, yang dimulai dengan sarapan berat diikuti dengan makan siang dan makan malam. Pada akhirnya makan terlalu banyak hanya untuk memuaskan rasa lapar mereka. Bagi orang yang menderita diabetes, memecah makanan menjadi makanan porsi kecil juga dapat membantu dalam mengelola rasa lapar dan menjaga tingkat gula darah agar seimbang.

4. Hindari Gula

Kunci untuk manajemen diet berkelanjutan bagi pemderita diabetes dimulai dengan gula pengganti yang sehat. Seperti dari buah, madu asli, atau stevia.

5. Jauhi Lemak Jahat

Tubuh membutuhkan lemak sehat. Perbanyak asupan lemak sehat tunggal seperti kacang, minyak zaitun, minyak canola yang dapat mengatur kadar gula. Jadi, tubuh tetap bugar dan sehat.

(ika/JPC)

100 Triliun Bakteri Baik Bisa Bikin Anak Sehat, Apa Alasannya?

JawaPos.com – Selama masa tumbuh kembangnya, anak harus selalu sehat dan ceria. Kuncinya adalah ada pada saluran cerna mereka. Ada bakteri jahat dan bakteri baik yang hidup di dalam usus.

Dokter Spesialis Anak Dr. dr. Ariani Dewi Widodo, Sp.A(K) menjelaskan sedikitnya ada 100 triliun bakteri yang terdapat di dalam usus. Jika ibu ingin anaknya tumbuh sehat, maka bakteri baik di dalam usus harus tinggi jumlahnya.

“Kalau mau anak sehat bakteri baiknya harus 85 persen jumlahnya,” katanya dalam diskusi parenting Happy Grow bersama Lactogrow baru-baru ini.

Salah satu bakteri baik misalnya Lactobasilus. Menurut dr. Ariani, fungsi bakteri baik adalah bisa membantu metabolisme tubuh menjadi lebih baik. Ada beberapa fungsi metabolisme yang tak bisa dilakukan tanpa bakteri baik.

“Tumbuhnya bakteri baik akan lebih baik pada usia anak seribu hari pertama. Di usia tersebut anak dalam kondisi yang ajaib. Semuanya bertumbuh dengan cepat,” kata dr. Ariani.

Tak hanya sehat, kata dia, kemampuan kognitif dan fisiknya juga akan mendukung jika saluran cernanya sehat. Anak usia tersebut sudah bisa memilih mana yang diinginkan.

“Untuk mendukung kondisi itu diperlukan tumpeng nutrisi yang baik seperti kecukupan karbohidrat, protein, vitamin mineral,” ungkapnya.

Sebab serat atau sayuran, lanjutnya, tak bisa tergantikan dengan pil atau bubuk vitamin. Namun saluran cerna bisa lebih sehat jika anak mengonsumsi banyak probiotik.

“Probiotik tingkatkan bakteri baik dalam usus. Saluran cerna jadi lebih sehat. Dan selain itu, ibu harus memperhatikan juga selera makan dan pola tidur anak,” tegasnya.

(ika/JPC)

Ternyata Stres Bisa Picu Masalah Sembelit, Ini Kata Ahli

JawaPos.com – Sembelit adalah masalah umum yang sering terjadi dan dialami banyak orang. Kondisi itu makin menyiksa apalagi saat di tengah perjalanan atau traveling.

Ahli Kesehatan dari Sanofi Medical Expert dr. Riana Nirmala Wijaya menjelaskan sembelit terjadi ketika saluran pencernaan tidak dapat berfungsi dengan normal. Dan terjadi ketika seseorang hanya buang air besar kurang dari tiga kali dalam seminggu.

Sembelit biasanya disebabkan karena makanan dan stres. Bepergian juga dapat memicu perubahan pola diet dan BAB, rasa letih serta ‘jet lag’ yang dapat menyebabkan perubahan gerakan usus.

“Sebagai akibatnya, akan menimbulkan rasa tidak tuntas saat BAB. Tidak hanya itu, jika dibiarkan, masalah sembelit dapat mengakibatkan pendarahan pada anus bahkan bisa menyebabkan luka pada anus dan sumbatan usus,” ungkap dr. Riana dalam keterangan tertulis Dulcolax, Kamis (6/12).

Ternyata stres memang bisa menjadi penyebabnya. Stres merupakan salah satu faktor yang memicu sembelit. Stres dapat memengaruhi pergerakan normal usus sehingga dapat menyebabkan sembelit. Salah satunya diakui oleh Selebriri dan Travel Enthusiast Mischa Chandrawinata.

“Saya pun mengalami banyak kondisi yang dapat mempengaruhi kesehatan pencernaan saya. Apalagi ketika shooting di luar kota, pola asupan makanan tentu berbeda dengan yang biasa saya konsumsi sehari-hari. Selain itu, kesibukan juga seringkali membuat saya merasa stres,” kata Mischa.

Hal itu tentunya mepengaruhi kegiatannya. Apalagi ketika kegiatannya terhambat karena masalah sembelit.

“Oleh karena itu, penting bagi kita untuk dapat mendeteksi dan memahami gejala sembelit agar dapat mengidentifikasi penyebabnya sehingga dapat menentukan solusi yang sesuai,” ungkapnya.

Debi Widianti, Senior Brand Manager Consumer Healthcare Sanofi Indonesia menambahkan masalah sembelit seringkali dianggap sepele. Padahal jika dibiarkan dapat menimbulkan gangguan pencernaan yang akan menggangu aktivitas dan tentunya menurunkan kualitas hidup seseorang.

“Oleh karena itu, pada hari ini bersama Dulcolax, kami ingin membantu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk segera mengambil tindakan untuk mengatasi sembelit ketika traveling dengan efektif dan praktis,” tutupnya.

(ika/JPC)

Jangan Percaya Hoax, Carilah Info Kesehatan Sesuai Apa Kata Dokter

JawaPos.com – Berbagai mitos dan fakta seputar kesehatan seringkali membuat bingung masyarakat. Harus percaya artikel yang mana, dengan informasi valid dan sesuai fakta. Atas dasar itulah Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB meluncurkan aplikasi bernama ‘Apa Kata Dokter’.

Aplikasi ‘Apa Kata Dokter’ berbasis android itu berisi informasi terkait kesehatan dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat. Sehingga masyarakat bisa mempercayai informasi yang tepat bukan mitos atau hoax.

Aplikasi tersebut dapat diunduh di Google Playstore (saat ini baru tersedia untuk OS Android). Dia mengapresiasi masyarakat saat ini yang haus atas informasi seputar kesehatan.

“Saya ingin sampaikan sesuatu tentang kesehatan lewat aplikasi ini. Dan diperluas lagi oleh teman-teman media. Di era saat ini semua orang pakai gadget. Tinggal klik saja sebagian ada yang saya tulis, ada yang wawancara dengan media, atau saya riset,” kata dr. Ari dalam konferensi pers di Gedung FKUI, Salemba, Kamis (6/12).

Pengembangan aplikasi tersebut dilakukan olehnya sebagai bentuk keresahan atas banyaknya hoax kesehatan yang beredar di masyarakat. Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi, semakin banyak pula informasi yang beredar di masyarakat termasuk di bidang kesehatan.

“Namun sayangnya, terkadang informasi yang beredar tidak berlandaskan atas dasar bukti ilmiah dan tidak bersumber dari tenaga medis atau kesehatan,” tukasnya.

Hal ini mengakibatkan isu hoax kesehatan kerap beredar dengan cepat dan meresahkan masyarakat. Melalui peluncuran aplikasi ‘Apa Kata Dokter’, lanjutnya, diharapkan dapat berperan dalam meminimalisir keresahan dan memberikan edukasi yang benar kepada masyarakat terkait isu-isu kesehatan. Terdapat beberapa fitur pada aplikasi tersebut yaitu Profile, Artikel, Gallery, Video, Publikasi, Media sosial, dan Kirim Pesan.

Contoh Hoax
Menurut dr. Ari salah satu hoaks kesehatan yang beredar di masyarakat adalah mengenai penyakit kanker usus besar. Disebutkan bahwa kanker usus besar merupakan penyakit yang tidah dapat dicegah dan diobati. Padahal penyakit kanker ini dapat dicegah dan diobati.

Semakin dini ditemukan, maka akan semakin baik prognosisnya. Jika kasus kanker usus besar ini ditemukan pada stadium awal maka harapan hidup 5 tahunnya mencapai 92 persen. Sebaliknya jika kanker usus ini ditemukan pada stadium IV/lanjut maka harapan hidup 5 tahunnya hanya tinggal 12 persen.

“Maka dengan aplikasi ini kami berharap masyarakat akan mendapatkan informasi yang tepat dan benar,” tutup ya.

(ika/JPC)

Tidak Sehat, Ketahui 7 Efek Buruk Rokok Pada Kulit Hingga Rambut

JawaPos.com – Rokok memang tak baik untuk tubuh. BUkan hanya bagi si perokok, tapi paparan asap yang dihembvuskan juga berbahaya bagi orang-orang diskeitar. Lalu, apa sih efek buruk dari rokok?

Seperti dilansir dari Reader’s Digest, Rabu (12/5), rokok bukan hanya menyebabkan penyakit yang berat, tetapi juga memengaruhi penampilan. Misalnya mulai dari gangguan penampilan pada dari mulai rambut, gigi, kulit. Berikut 7 efek buruk yang berpengaruh karena merokok.

1. Lingkar Hitam Mata

perokok, dampak rokok, efek buruk rokok,Salah satu efek buruk dari rokok adalah munculnya kerutan pada kulit wajah. (WebMD)

Salah satu efek samping yang paling cepat dan nyata adalah kurang tidur sehingga membuat lingkaran gelap di bawah mata muncul.

2. Gigi Kuning

Hal ini sudah bukan rahasia lagi. Nikotin dalam rokok sangat menodai gigi kuning, dan seiring waktu bahkan dapat mengubahnya menjadi coklat. Selain itu, tembakau dalam rokok dapat menyebabkan penyakit gusi dengan melemahkan jaringan lunak dan tulang gigi Anda. Jadi gigi Anda tidak hanya akan berubah warna menjadi kuning gelap, bahkan bisa jatuh seiring waktu.

3. Kulit Kusam

Salah satu cara merokok yang paling umum memengaruhi penampilan Anda adalah dengan membuat kulit kusam seperti tidak bersemangat. Merokok menghabiskan nutrisi termasuk vitamin C, yang berfungsi untuk memperbaiki dan melindungi kulit yang rusak, nikotin menghalangi aliran darah, dan asap rokok dipenuhi karbon monoksida, yang menggantikan oksigen di kulit Anda. 

4. Stretch Marks

Nikotin dalam rokok merusak jaringan ikat pinggang dan serat di kulit Anda, menyebabkan kulit yang lebih lemah dengan elastisitas buruk. Akibatnya, perokok lebih cenderung melihat bentuk garis perak di sepanjang pinggul dan paha mereka.

5. Rambut Tipis

Perokok cenderung memiliki rambut yang tipis dan lemah karena bahan kimia beracun dalam merokok pada DNA folikel rambut. Rokok juga menghasilkan radikal bebas yang merusak, yang tidak hanya membuat rambut tipis dan rapuh, tapi juga mengubahnya abu-abu. Dalam satu penelitian, pria yang merokok dua kali cenderung kehilangan rambut mereka sama sekali.

6. Penuaan

Nikotin dalam rokok melemahkan kulit, yang menghasilkan keriput dini di sejumlah daerah, termasuk dahi, mata, leher, dan dada. Para ahli memperingatkan bahwa merokok mempercepat penuaan  bahwa perokok muda terlihat rata-rata dua tahun lebih tua dari mereka sebaliknya.

7. Bintik – bintik Penuaan

Merokok telah lama dikaitkan dengan perkembangan kanker kulit, namun penelitian juga menunjukkan bahwa perokok lebih cenderung membuat bintik-bintik penuaan terlihat.

(Inr/JPC)

Kurangi Buang Air Kecil Berlebih dengan 5 Langkah Sederhana

JawaPos.com – Buang air kecil memang baik untuk kesehatan karena mengeluarkan zat-zat yang tidak diperlukan oleh tubuh. Tapi, jika buang air kecil terlalu sering juga dapat membuat seseorang merasa tak nyaman. Terlebih di tengah padatnya aktivitas.

Lalu, apa saja sih yang bisa dilakukan agar buang air kecil bisa dikontrol?

Dilansir dari Just Kooki, Kamis (6/12), ada lima langkah yang bisa dilakukan untuk menekan frekuensi buang air kecil dengan sederhana. Jika lima langkah ini rutin dilakukan, maka waktu buang air kecil Anda bisa dikurangi.

buang air kecil, sering buang air kecil, obat sering buang air kecil, cara kurangi buang air kecil,Hindari kopi berlebih untuk mengurangi buang air kecil yang terlalu sering. (NDTV.com)

1. Minum Cukup Air Putih dan Hindari Kopi

Sangat penting untuk minum cukup air di siang hari agar tetap terhidrasi, tetapi minum terlalu banyak sebenarnya tidak baik karena dapat menyebabkan Anda lebih sering pergi ke kamar mandi. Lebih baik kurangi asupan cairan hingga 25 persen sehingga kandung kemih Anda tidak penuh.

Anda juga harus menghindari minum kopi, teh hitam, minuman beralkohol, dan minuman berkarbonasi yang berlebihan karena mereka dapat lebih menekan kandung kemih. Itulah salah satu alasan Anda terlalu sering buang air kecil.

2. Jadwalkan Kapan Anda Kencing

Cobalah untuk menentukan  dengan menjadwalkan seberapa sering Anda pergi ke kamar mandi. Anda dapat pergi ke kamar mandi sesuai dengan jadwal tersebut bahkan jika Anda tidak benar-benar perlu buang air kecil.

3. Kontrol Berat Badan

Kelebihan berat badan dapat memperburuk masalah kandung kemih dan menyebabkan stres. Dengan begitu, kandung kemih Anda akan mengeluarkan sejumlah kecil urin ketika Anda aktif secara fisik atau bahkan saat batuk atau bersin. Kehilangan berat badan dapat membantu Anda mengurangi tekanan berlebih pada kandung kemih dan otot-otot di sekitarnya.

4. Akupunktur

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa stimulasi akupunktur yang diterapkan ke daerah lumbosakral (punggung bawah) dapat membantu Anda meningkatkan kontrol kandung kemih. Langkah ini dipercaya mengobati sering buang air kecil dengan melepaskan stres dan ketegangan di daerah tersebut.

5. Kencangkan Otot Anda

Untuk mengontrol buang air kecil, Anda dapat memperkuat otot-otot kandung kemih Anda. Latihannya bisa dilakukan saat Anda dengan buang air kecil. Pertama, Anda perlu menahan atau menghentikan sementara aliran urin saat buang air kecil. Anda juga bisa melatih otot panggul dengan kandung kemih kosong selama setidaknya 6-8 minggu.

(Inr/JPC)

Kenali Bunion Pada Kaki, Efek Buruk Karena Sering Memakai High Heels

JawaPos.com – Perempuan dituntut untuk berpenampilan menarik setiap saat mulai dari busana hingga sepatu yang anggun. Salah satunya mengenakan high heels. Tapi, beberapa perempuan sering merasakan sakit pada kaki karena memakai sepatu hak tinggi.

Tanpa disadari pemakaian sepatu hak tinggi dapat mempengaruhi struktur tulang kaki menjadi lebih buruk. Biasanya berefek pada tulang jempol kaki menjadi lebih menonjol ke samping yang sering disebut sebagai bunion. Idealnya memakai sepatu high heels setiap hari dibatasi selama 2 sampai 3 jam per hari.

“Pemakaian high heels membuat bentuk kaki menjadi berubah, jika dipaksa, bunion akan semakin keluar karena terlalu dipaksa, yang semakin lama semakin ditekan, tentunya harus sesuaikan kaki dengan sepatu yang memungkinkan bisa bergerak dengan nyaman,” kata dr. Lidya Susanti sebagai dokter spesialis pembuluh darah, saat ditemui di acara Special New Year With Bocorocco, Grand Indonesia Jakarta Pusat, Sabtu (1/12).

high heels, sepatu heels, efek buruk high heels, bunion pada kaki, penyebab bunion kaki,Suasana peragaan sepatu Bocorocco di Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Sabtu (1/12) (Inri Sembiring/JawaPos.com)

Selain pemakaian sepatu hak tinggi yang terlalu sering,  bunion juga bisa muncul jika Anda tidak memakai sepatu yang tepat. Sepatu yang tidak tepat itu misalnya sepatu yang kuncup atau lancip, tidak sesuai dengan ukuran, dan alas yang terlalu tipis.

“Karena kan kita menapak di tempat yang keras, sedangkan berat badan kita itu istilahnya balik lagi membal lagi, guncangannya itu yang membuat tulang itu kembali kebentur sama yg keras ini, lama-lama tulang kalah, lebih menang lantai,” lanjut dr. Lidya Susanti.

Sederhananya ciri-ciri sepatu sehat yaitu tidak membuat sakit tidak membuat pegal, tidak membuat keluhan-keluhan lain, menopang tubuh dengan pas. Bukan hanya  bunion, pemakaian sepatu yang tidak tepat juga bisa menyebabkan cepat lelah dan berpengaruh pada keseluruhan tulang tubuh.

Brand sepatu asal Italia, Bocorocco sudah 6 tahun ada di Indonesia untuk menghadirkan sebuah teknologi sepatu untuk kesehatan. DenganPillow Concept Technology, sepatu ini memberikan kesan empuk saat dipakai karena terdiri dari sembilan lapisan spons.

“Tubuh kita seperti bola golf jika dilempar di lantai yang kerasa akan membal, spons pada sepatu ini membuat tubuh Anda meredam, saat kaki masuk ke dalam langsung terasa nyaman, jika dibuat jalan yang jauh bisa mengurangi lelah, rasa sakit di bagian tumit, lutut, bahkan bisa mengurangi sakit yang sudah sampai pada otak,” kata Ridwan Saidbun, Owner Bocorocco Asia Pasifik, saat ditemui di acara yang sama.

Sepatu Bocorocco tersedia dengan berbagai model untuk pria dan perempuan dalam kisaran harga Rp 2,5–12 juta. Karena sepatu ini untuk kesehatan, Bocorocco sangat cocok bagi orang yang memiliki riwayat flat feet sehingga bisa dipesan dan dibuat khusus sesuai anjuran dokter.

(Inr/JPC)

Operasi Tak Lagi Menakutkan, Terobosan Medis Ini Tawarkan Minim Risiko

JawaPos.com – Setiap kali mendengar kata operasi, pikiran pasien sudah melayang ketakutan. Mereka khawatir dengan peralatan bedah di atas meja operasi dengan bayangan bius total tak sadar.

Dalam momentum 46 tahun Rumah Sakit Bunda Medik Healthcare System dengan kampanye #savingliveswithbunda, intervensi medis dilakukan untuk menyelamatkan nyawa pasien tetapi tidak mengurangi kualitas hidup manusia. Caranya dengan bedah minimal invasif yang telah menjadi golden standard layanan.

Salah satu pelayanannya yakni Robotic Surgery. Jenis operasi ini diperuntukan untuk berbagai macam bedah tumor dan kanker perut seperti endometriosis, kista, mioma dan angkat rahim. Operasi ini telah dilakukan lebih dari 350 kasus sejak tahun 2012.

Laparoskopi juga telah banyak dilakukan untuk appendiks (usus buntu), batu empedu dan hernia. Dengan luka yang kecil sekitar 5-10 mm pasien rata-rata menginap 2-3 hari dengan pemulihan di rumah sekitar 1 minggu. Ini jauh lebih cepat dari operasi besar konvensional yang membutuhkan waktu sebulan untuk pemulihan.

“Pentingnya masyarakat mengerti akan upaya medis bukan hanya untuk kesembuhan semata tetapi juga mempertimbangkan aspek kualitas hidup. Dengan bedah minimal invasif, intervensi yang dilakukan melalui teknologi medis modern, akan menjadi fokus utama kami dalam upaya memaksimalkan inovasi medis agar menjadi keuntungan pasien,” ujar Komisaris Utama BMHS Dr Ivan Sini dalam keterangan tertulis, Selasa (4/12).

BMHS melalui grup RS Bunda telah menjadi jejaring layanan kesehatan yang komprehensif dari penanganan tahap embrio manusia sampai ke usia tua. Walaupun diawali sebagai grup rumah sakit ibu dan anak, RS Bunda telah menjadi pusat layanan kesehatan yang mempunyai keunggulan dibidang layanan umum. Dan komitmen RS Bunda untuk memberikan layanan berbasis teknologi modern terlihat dalam berbagi produk jasa kesehatan yang setara dengan layanan di luar negeri.

Melalui teknologi medis modern yang dimiliki seperti Robotic Surgery, Laparoscopy, Brain and Spine surgery, Cath Lab untuk jantung dan otak yang didukung oleh pencitraan medik canggih melalui High Resolution CT Scan dan MRI, RS Bunda menitik beratkan pada tindakan medik dengan upaya peningkatan kualitas hidup manusia.

Untuk gangguan nyeri punggung, dokter bedah saraf RSU Bunda Jakarta telah mampu melakukan bedah minimal mikrodisktektomi untuk mengurangi resiko operasi dan meningkatkan angka kesembuhan. Tim Brain and Spine juga telah melakukan bedah minimal invasif otak untuk epilepsy yang berhasil menyembuhkan penyakti pada pasien yang pada tahapan tidak bisa diobati lagi dengan obat-obatan.

Peralatan Cath Lab yang canggih telah membantu banyak pasien yang membutuhkan kateterisasi jantung baik untuk dewasa maupun untuk anak. Dokter ahli yang terlatih dari Jerman dan Malaysia telah bergabung dengan RS Bunda untuk melayani permasalahan jantung yang kompleks.

(ika/JPC)

Kenali Kondisi Tubuh Saat Virus HIV AIDS Menyerang Sistem Imun

JawaPos.com – Virus HIV AIDS mematikan dan bisa menyerang siapa saja. Virus HIV akan menyerang sistim kekebalan tubuh manusia. Sehingga pasien yang terinfeksi oleh kuman HIV ini akan mengalami berbagai infeksi oportunistik yang bisa mematikan.

Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Dr. dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB. bercerita tentang pengalamannya saat menangani pasien yang datang dengan gejala awal. Masih dalam momentum Hari AIDS sedunia. Dirinya diingatkan kembali akan kasus HIV AIDS yang didiagnosis pertama kali.

“Sebagian besar pasien-pasien itu sudah berobat ke dokter lain tapi diagnosis HIV belum terpikirkan oleh dokter-dokter sebelumnya,” katanya kepada JawaPos.com, Senin (3/12).

Umur pasien juga bervariasi ada yang baru berumur 25 tahun bahkan ada yang berumur 65 tahun. Profesinya juga macam-macam, dari mulai penjaja seks sampai ibu rumah tangga. Jadi boleh dibilang bahwa HIV, dapat diderita oleh siapa saja dan dari semua kalangan.

“Sebagian besar pasien datang dengan diare kronis, diare yang sudah berlangsung lebih dari 2 minggu,” jelas dr. Ari.

Sebagian besar pasien datang dengan berat badan turun. Faktor risiko menjadi tidak jelas ketika pasien bukan pengguna narkoba jarum suntik, bukan pelaku seks bebas baik dengan lawan jenis maupun sejenis.

Gejala-gejala pertama yang muncul bisa macam-macam. Ada juga pasien yang terdiagnosis setelah tindakan endoskopi ditemukan jamur pada kerongkongannya (esofagus). Lidah yang putih akibat jamur disertai berat badan turun juga perlu diduga disebabkan oleh virus HIV.

TBC paru pada pasien dengan risiko tinggi menderita HIV AIDS harus dievaluasi kemungkinan terinfeksi HIV. Kadang kala terjadi gangguan kulit pasien yang terjadi terutama pada tangan pasien bisa menjadi gejala awal HIV AIDS. Bahkan ada pasien yang datang sudah kejang-kejang akibat virus HIV sudah mengenai otaknya.

Tanggal 1 Desember 2018 di peringati sebagai hari AIDS sedunia. Penetapan tanggal ini telah berumur 30 tahun. Saat ini data di Indonesia menyebutkan bahwa penderita HIV AIDS mencapai hampir 650 ribu penduduk. Jakarta masih dilaporkan terbanyak jumlah HIV di Indonesia.

“Menjadi pekerjaan rumah bagu kita semua mengingat Jakarta sebagai ibu kota negara semestinya kesadaran masyarakat sudah tinggi agar terhindar dari penyakit HIV AIDS, penyakit virus yang bisa dicegah penularannya,” tegasnya.

(ika/JPC)

Simak 5 Mitos atau Fakta Zumba Termasuk Untuk Ibu Hamil

JawaPos.com – Semua orang bisa mengikuti Zumba. Ada yang menjadikan Zumba sekedar hobi. Tpai tak sedikit yang mengikuti zumba agar bisa menurunkan berat badan.

Masyarakat umumnya mengenal zumba sebagai alternatif olahraga yang menyenangkan. Tapi, tak sedikit masyarakat yang mempercayai mitos seputar zumba. Sebelum memulai zumba, ada baiknya Anda ketahui fakta dan mitosnya.

1. Fakta Gerakan Zumba

zumba, manfaat zumba, mitos atau fakta,Zumba tidak hanya diikuti oleh perempuan, tetapi juga untuk pria. (dok. Zin Academy)

Zumba memiliki ribuan gerakan. Secara teknik setiap 1 lagu Zumba harus memiliki 4 ritme yaitu salsa, merengue, kumbia, dan reggaeton. Lalu masing-masing 4 ritme ini memiliki 16 gerakan inti. Kemudian dari 16 itu masing-masing ada 25 variasi. Hanya 25 persen gerakan Zumba yang benar-benar masuk kategori olahraga mulai dari squad, pengencangan otot. Karena dikemas dalam bentuk dance, unsur olahraga dalam Zumba ini memang menjadi tidak terlalu terlihat.

“Zumba bukanlah urusan teknik gerakan tetapi dilakukan memang untuk have fun, jadi walaupun seseorang tidak bisa dance yang terpenting bergerak,” kata Beto Perez, pencipta Zumba, saat ditemui di konferensi pers ZIN Academy di Gelora Bung Karno Arena, Jakarta, Sabtu (1/12).

2. Fakta Zumba Bisa Membuat Senang dan Kurus

Pada awalnya Zumba diciptakan bukan dengan tujuan untuk menguruskan badan. Zumba hadir memang untuk membuat orang-orang senang. Dalam perjalanannya orang-orang ternyata jadi semakin kurus tapi tetap diiringi antara gabungan olahraga dan diet. Dari Zumba secara otomatis dari dalam tubuh itu sendiri akan mengeluarkan endorfin yaitu hormone yang bisa membuat orang merasa senang. Kesenangan inilah yang dapat melancarkan sirkulasi darah, kulit menjadi bagus, dan ada yang menjadi kurus.

“Banyak yang merasakan setelah melakukan Zumba ia merasa senang bukan merasa lelah, karena gerakan Zumba mudah diikuti sehingga bisa diikuti oleh semua orang. Kita tidak akan merasa sadar bahwa 1 jam Zumba telah mengurangi minimal 500-800 kalori , karena kelas Zumba itu sendiri sudah mix dengan gerakan-gerakan dan digabung dengan dance,” kata Liza Natalia, brand Ambassador Zumba,  saat ditemui di konferensi pers ZIN Academy di Gelora Bung Karno Arena, Jakarta, Sabtu (1/12).

3. Fakta Karakteristik Lagu Zumba

Tidak ada karakteristik untuk pemilihan lagu yang bisa masuk ke playlist Zumba. Terpenting lagunya menyenangkan membuat bahagia dan enak didengar. Tapi proses peresmian lagu Zumba memang cukup panjang. Dilihat dari segi copyright dan legalitas. Setelah terpilih barulah Beto Perez dan tim memberi koreografi khusus untuk lagu tersebut.

Jika sudah selesai dalam proses koreografi, rekaman koreo tersebut akan didistribusikan ke 180 negara dalam satu waktu. Maka dari itu  Zumba bekerjasama dengan banyak musisi agar lagunya diperdengarkan di seluruh dunia.

4. Mitos Zumba Hanya Untuk Perempuan

Zumba selalu dikenal sebagai olahraga khusus untuk perempuan. Padahal Zumba ada untuk semua orang dari berbagai latar belakang, profesi, hingga jenis kelamin. Sehingga Zumba juga bisa diikuti oleh para pria. “Para pria justru seharusnya senang mengikuti Zumba karena kelas Zumba merupakan surga yang akan bertemu dengan para perempuan,” ujar Beto Perez.

5. Mitos Zumba Tidak Boleh Untuk Orang Hamil

Tak perlu bersedih bagi para perempuan yang sedang hamil, karena mereka masih dapat mengikuti kegiatan Zumba. Beto Perez mengatakan bahwa artis Internasional Shakira pernah mengikuti Zumba saat sedang hamil.

Namun yang perlu diperhatikan tidak boleh ada loncatan dan harus lebih dari usia hamil 4 bulan. Setidaknya gerakannya tetap disesuaikan dengan aman. Liza Natalia menambahkan bahwa perempuan hamil bisa diikuti jika memang dalam keadaan prima. Asalkan ketika mengikuti tidak terlalu letih saja.

(Inr/JPC)

Awasi Saat Bermain, Anak Usia Batita dan Balita Berbeda Resikonya

JawaPos.com – Orang tua harus cermat dalam melindungi buah hati saat bermain. Tentu setiap usia anak mempunyai risiko masing-masing saat bermain. 

Dokter Spesialis Anak dari RS Pondok Indah Bintaro dr. Caessar Pronocitro, M.Sc, Sp.A dalam talkshow bersama Nippon Paint menjelaskan saat anak bermain di dalam rumah juga harus diperhatikan faktor kepadatan rumah itu sendiri. Misalnya, anak yang bermain di dalam rumah hanya dengan keluarga inti tentu akan berbeda ketika mereka bermain di rumah dengan jumlah kepala keluarga atau anggota keluarga yang banyak.

“Jika anak hanya tinggal bersama keluarga inti seperti orang tuanya, tentu akan beda resikonya jika tinggal campur bersama kakek neneknya, tante omnya, dan sepupu lainnya,” kata dr. Caessar kepada wartawan, Minggu (2/12).

permainan anak,Dokter Spesialis Anak dari RS Pondok Indah Bintaro dr. Caessar Pronocitro, M.Sc, Sp.A menjelaskan syarat rumah sehat bagi anak. (Rieska Virdhani/JawaPos.com)

Maka kebiasaan pola hidup bersih dan sehat dan mengjauhkan anak dari asap rokok harus diperhatikan agar anak tetap sehat di rumah. Anak juga harus diimunisasi untuk meningkatkan daya tahan tubuhnya.

Risiko Anak Usia Batita

Tiap usia anak ada risiko masing-masing saat bermain. Anak usia di bawah 3 tahun berbeda risikonya dengan balita saat bermain.

“Di bawah usia 2 tahun pasti baru belajar merangkak dan berjalan. Risiko jatuh dari permukaan tinggi. Resiko masukkan benda ke dalam mulut. Tersedak atau keracunan. Ambil sesuatu minuman ternyata cairan berbahaya. Tentu orang tua harus lebih mengawasi,” ujar dr. Caessar.

Risiko Usia Balita

Sama saja bahayanya. Seperti memasukkan benda ke mulut. Dan karena sudah bisa berjalan, anak lebih suka eksplorasi mencoret dinding, memanjat pagar dan tangga. Kemudian awasi juga saat anak bermain di tempat tidur.

“Dan orang tua juga jangan terlalu awal perkenalkan gadget pada anak. Itupun maksimal 1 jam setiap pekan. Yang paling benar adalah orang tua harus stimulasi dengan kegiatan agar anak aktif,” jelasnya.

(ika/JPC)

Berganti Pasangan dan Narkoba Suntik Penyebab Terbanyak Penularan HIV

JawaPos.com – Masyarakat penting untuk memeriksa status HIV AIDS sejak dini. Apalagi, bagi mereka yang masuk kelompok berisiko, di antaranya yang sering berganti pasangan seksual atau sejenis, dan menggunakan narkoba suntik.

Orang dengan HIV AIDS (ODHA) masih punya harapan untuk hidup panjang dan menggapai cita-citanya dengan rutin mengikuti pengobatan Anti Retroviral (ARV). Dalam momentum Hari AIDS Sedunia, 1 Desember, Aktivis dan Pegiat HIV dari Yayasan KAKI, Denies Talu mengungkapkan fenomena HIV AIDS saat ini justru lebih rentan terjadi pada pasangan yang seringkali berganti pasangan seksual.

“Kami terus melakukan pendampingan. Sebab, masyarakat berisiko biasanya malu untuk melakukan uji tes virus HIV AIDS. Masyarakat yang tak berisiko pun merasa dirinya sehat. Padahal, penularan bisa terjadi di mana saja dan kapan saja, serta oleh siapa saja,” ungkap Denies kepada JawaPos.com, baru-baru ini.

Berganti Pasangan dan Narkoba Suntik Penyebab Terbanyak Penularan HIVPegiat HIV dari Yayasan KAKI saat sedang melakukan uji tes virus HIV kepada masyarakat umum. (Istimewa)

Dengan memeriksa status HIV AIDS sejak dini maka akan diketahui seberapa persen kadar imunitas bertahan di dalam tubuh setiap orang. Sehingga, dengan segera ODHA diberikan terapi pengobatan Antiretroviral (ARV).

Diharapkan dengan pemberian terapi secara rutin, virus di dalam tubuhnya tak berkembang biak. Sebaliknya, jika penyakit ini dibiarkan, maka daya imun tubuh semakin turun digerogoti virus HIV. 

“Karena sekarang ini sudah ada ARV yang bisa pertahankan hidup mereka,” ujar Denies.

ODHA ketika diintervensi ARV secara rutin dan mengikuti terapi dengan baik, terbukti mencegah penularan. Ketika ODHA tersebut memiliki keinginan mengikuti program mempunyai anak, maka anaknya lahir negatif HIV AIDS. Denies juga membuka peluang bagi siapa saja yang ingin berbagi masalah seputar HIV AIDS untuk menghubungi nomor 089630491649.

Menurut Denies, di era saat ini, ada beberapa cara untuk membentengi diri dari bahaya virus mematikan itu. Paling penting adalah masalah hubungan seks akibat pergaulan bebas yang semakin marak saat ini.

“Setia sama pasangan, kurangi faktor resiko seks dan ketahui bagaimana HIV bisa terdapat di dalam tubuh. Dan gunakan kondom bila masih berisiko,” tukasnya.

(ika/JPC)

Tahukah Anda, Metode Makan Sehat Ternyata Dibagi dalam 3 Warna

JawaPos.com – Ayo hidup sehat mulai dengan memilih makanan sehat. Kunci untuk belajar makan sehat adalah mengetahui cara memilih makanan yang paling bergizi untuk dikonsumsi. Caranya bisa dengan mengetahui warna makanan tersebut.

Makanan adalah aspek yang sangat penting dalam menjalani gaya hidup sehat. Seseorang mendapatkan energi dan kekuatan dari apa yang dikonsumsi.

Tidak harus melulu menghitung kalori, memantau kandungan lemak, atau menganalisis setiap detail fakta nutrisi. Tetapi cukup dengan metode ‘Lampu Lalu Lintas Makan’.

makanan sehat, menu makanan sehat, hidup sehat,Sayuran dan buah diibaratkan lampu hijau yang bebas untuk dikonsumsi. (NDTV Food)

Seperti lampu lalu lintas pada umumnya, yakni merah, kuning, dan hijau pada makanan memiliki makna yang hampir sama. Sehingga seseorang bisa mengontrol pola makannya dengan bijaksana seperti dilansir dari YourTango, Minggu (2/12).

Makanan ‘Lampu Hijau’

Makanan hijau adalah makanan sehat. Ini berarti seseorang dapat makan sebanyak yang diinginkan, karena makanan tersebut adalah makanan sehat untuk dimakan. Misalnya buah dan sayuran segar. Makanan hijau rendah kalori dan kaya nutrisi. Dengan kata lain, makanan hijau memgandung nutrisi padat.

Makanan ‘Lampu Kuning’

Makanan jenis ini boleh saja dimakan asal dalam jumlah sedang. Terlalu banyak akan menjadi hal yang tak baik. Lebih banyak mengandung karbohidrat dan protein. Misalnya nasi, gandum utuh, pasta, telur, salmon, kacang, biji-bijian, roti, dan yogurt. Makanan ini memiliki lebih banyak kalori dan gula.

Makanan ‘Lampu Merah’

Makanan jenis ini harus membuat seseorang berpikir dua kali untuk membatasinya dengan ekstra. Sebab makanan tersebut rendah nutrisi, tinggi gula, dan mengandung pemanis buatan. Boleh saja hanya sesekali dan dalam porsi kecil. Misalnya kue, permen, daging berlemak, minuman manis, daging beku, makanan cepat saji dan makanan olahan lainnya. Makanan seperti itu rendah nutrisi dan lebih tinggi kalori, lemak, dan gula. Hindari juga sirup mengandung fruktosa tinggi, minyak terhidrogenasi dan berbagai lemak lainnya.

(ika/JPC)

Benarkah Melahirkan Banyak Anak Bikin Miss V Kendur dan Longgar?

JawaPos.com – Mitos atau fakta? Seorang perempuan yang memiliki anak lebih dari dua merasa tidak percaya diri ketika berhubungan intim dengan suami. Apalagi jika mereka melahirkan dengan cara normal. Para pria berpendapat, kualitas Miss V sebagai dampak melahirkan bisa menurun.

Ahli Kebidanan dan Kandungan, dr. Ni Komang Yeni Dhanasari, SpOG, menjelaskan dari masa pubertas sampai dengan masa menopause, area intim kewanitaan mengalami beberapa fase yang dapat menurunkan elastisitasnya akibat perubahan hormon, kehamilan serta persalinan. Namun nyatanya, tak hanya pasiennya yang melahirkan secara normal, namun pasien yang menjalani caesar juga punya masalah saat bercinta.

“Jumlah melahirkan anaknya cuma 2 misalnya sama saja dengan yang punya anak 4. Ada banyak perempuan yang punya masalah dalam bercinta tetapi tak mencari pertolongan, mereka silent,” katanya dalam konferensi pers bersama Klinik Bamed baru-baru ini.

Catatannya, sebanyak 83 persen pasiennya yang melahirkan secara normal memang mempunyai keluhan Miss V yang kendur dan longgar. Namun sisanya juga dialami oleh para wanita yang melahirkan caesar.

“Ternyata yang caesar juga mengalami keluhan. Sebagian besar keluhannya menjelang menopause, lalu genital urinery sindrom, atau kering dan nyeri saat berhubungan,” ungkapnya.

Paling banyak pasien datang kepadanya adalah dengan keluhan Miss V kendur. Kurang sensasi saat berhubungan.

“Istrinya pura-pura orgasme. Padahal enggak merasa apa-apa,” jelas dr. Yeni.

Menurutnya, seorang wanita setelah 18 tahun tak akan memproduksi kolagen lagi. Sehingga di usia 40 tahun hanya tinggal 50 persen sisanya. Hal itu berpengaruh pada daya tahan kewanitaan.

“Maka ada berbagai caranya seperti wajah, ada botox dan filler juga laser. Tujuannya untuk meremajakan, mengencangkan, dan membuat Miss V lebih merona, lebih pink. Sebab sebanyak 58 persen kaum hawa mengalami disfungsi seksual atau penurunan libido usai melahirkan. Tentu ini harus diatasi,” jelasnya.

(ika/JPC)

Perangi HIV AIDS dengan Jauhi Risiko Penularannya

JawaPos.com – Momentum Hari AIDS sedunia setiap 1 Desember semestinya membuat siapa saja sadar untuk menjauhi berbagai faktor risiko penularan penyakit mematikan itu. Dari mulai penggunaan jarum suntik atau narkoba suntik bergantian.

Angka Orang dengan HIV AIDS (ODHA) masih belum bisa ditekan. Dalam data yang dilansir dari www.aidsdatahub.org, Sabtu (1/12), jumlah penderita HIV AIDS di Indonesia hingga tahun 2017 yang mengonsumsi pengobatan Antiretroviral (ARV) adalah sebanyak 630 ribu orang. Sedangkan, kasus baru mencapai 49 ribu kasus. Dan di antara penderitanya, ada ibu hamil sebagai ODHA sebanyak 13 ribu orang.

“Indonesia negara dengan penduduk yang besar dan sangat padat, dengan berbagai macam budaya, agama, dan latar belakang pendidikan. Kecenderungan pertumbuhan jumlah pasien terus meningkat,” kata Pakar Kesehatan Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia (FIK UI) Agung Waluyo kepada JawaPos.com, baru-baru ini.

Perangi HIV AIDS dengan Jauhi Risiko PenularannyaData jumlah ODHA di Indonesia dan Asia Pasifik per tahun 2017. (www.aidsdatahub.org)

Dengan memeriksa status HIV AIDS sejak dini maka akan diketahui seberapa persen kadar imunitas bertahan di dalam tubuh setiap orang. Sehingga, dengan segera ODHA diberikan terapi pengobatan ARV.

“Satu hal yang sangat penting yang juga harus dilakukan pemerintah dan pihak terkait untuk mengedukasi masyarakat agar menghindari perilaku berisiko tertular HIV, seperti penggunaan narkotika dan prilaku seks berisiko,” kata Agung.

Data ODHA di Asia dan Asia Pasifik yang menerima terapi pengobatan ARV mencapai 2,7 juta orang hingga tahun 2017. Epidemi HIV semakin berkembang dengan tingginya hubungan seks antara sesama jenis di perkotaan.

Bahayanya lagi, separuh dari orang yang menggunakan narkoba suntik, pekerja seks perempuan, pekerja seks laki-laki, laki-laki gay dan laki-laki lain yang berhubungan seks sesama jenis hingga transgender tidak menyadari status HIV mereka. Oleh karena itu, penting untuk memeriksakan status HIV AIDS apalagi jika mereka adalah kelompok berisiko.

HIV adalah Human Immunodeficiency Virus (HIV), yaitu virus penyebab AIDS. Virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia, dapat berlangsung bertahun-tahun tanpa gejala. Banyak orang yang tertular HIV namun tidak menyadari dirinya tertular.

AIDS adalah Aqquired Immuno Deficiency Syndrome adalah suatu sekumpulan gejala penyakit yang diperoleh akibat menurunnya sistem kekebalan tubuh yang disebabkan oleh infeksi HIV. AIDS muncul setelah HIV menyerang sistem kekebalan tubuh manusia untuk waktu yang lama.

(ika/JPC)

Unik, Sikat Gigi Pakai Siwak Kebiasaan Masyarakat Timur Tengah

JawaPos.com – Sejak dulu, orang sudah sadar bahwa kesehatan gigi dan mulut perlu dijaga. Sebelum ditemukannya odol, maka banyak cara yang digunakan seseorang untuk membersihkan gigi. Antara lain menggunakan abu gosok, jeruk nipis, sirih, dan siwak, tergantung daerahnya.

Siwak termasuk salah satu chewing stick yang telah digunakan sejak 3.500 tahun lalu. Ada 182 jenis tanaman yang dulu biasa digunakan sebagai chewing stick.

“Hanya siwak yang sampai saat ini masih digunakan karena menjadi bagian dari agama tertentu (Islam). Rasulullah meminta umatnya membersihkan gigi, dan Rasul mencontohkan dengan menggunakan siwak,” tutur Dosen Divisi Fisiologi, Dept. Anatomi Fisiologi dan Farmakologi Fakultas Kedokteran Hewan Institut Peryanian Bogor (IPB), dan Peneliti Pusat Studi Biofarmaka Tropika LPPM IPB, Siti Sadiah, dalam konferensi pers, Selasa (27/11).

sikat gigi, siwak, manfaat siwak,Para ahli berbicara soal kebersihan gigi dan penggunaan siwak sejak zaman dulu. (Dok. Panitia)

Siwak berasal dari ranting tanaman Salvadora persica, yang banyak digunakan di daerah Timur Tengah hingga sekarang. Cara menggunakannya, batang siwak sepanjang +20 cm digigit-gigit salah satu ujungnya, hingga terurai seperti sikat. Begitulah cara siwak membersihkan gigi secara mekanik.

Tak hanya membersihkan gigi secara mekanik, siwak juga mengandung berbagai zat aktif yang bermanfaat bagi gigi. Antara lain fluoride, vitamin C, antimikroba (benzyl isotiosianat), sulfur yang bisa mencegah radang gusi, dan tanin.

“Tanin menimbulkan kesat pada gigi,” ujar Diah.

Rasa kesat pada gigi adalah salah satu tanda, gigi sudah bersih. Begitu banyak penelitian yang membuktikan manfaat siwak, bila ditelusuri di mesin cari Google ada sekitar 8.000 penelitian terkait siwak.

“Tidak heran, siwak telah disetujui oleh WHO sebagai agen oral hygene,” jelas Diah.

Sekarang membersihkan gigi menjadi lebih mudah dengan adanya sikat gigi dan pasta gigi. Dari sekian banyaknya manfaat siwak, sayangnya masyarakat modern kini tidak lagi melakukannya. Ketidakpraktisan serta kesulitan memperoleh siwak menjadi alasannya.

Sasha Halal Toothpaste menghadirkan pasta gigi halal pertama dengan siwak asli, yang mampu membersihkan gigi secara maksimal dan sekaligus membunuh bakteri penyebab gigi berlubang serta napas tak segar. Sasha Halal Toothpaste, pasta gigi halal pertama dengan kandungan siwak, mengusung kampanye #WaktunyaHijrah.

“Kami mengajak masyarakat untuk hijrah untuk menjadi lebih baik, termasuk dalam pemilihan produk yang dikonsumi atau digunakan,” ujar Brand Manager Sasha Halal Toothpaste, yang diproduksi PT Kino Indonesia, Tbk. Danti Nastiti.

Danti juga menjelaskan bahwa Sasha Halal Toothpaste menggunakan siwak yang digunakan siwak asli yang diserpihkan, bukan diekstrak seperti pada produk lainnya. Sasha Halal Toothpaste mengandung bahan alami yang juga dianjurkan Syariat, tidak mengandung alkohol dan bahan lainnya yang berasal dari hewan.

“Sehingga Sasha halal dalam bahan maupun proses pembuatannya” tutupnya.

(ika/JPC)

Segera Detoks, Perhatikan 10 Tanda Tubuh Anda Kelebihan Racun

JawaPos.com – Tubuh memang sudah memiliki sistem untuk membersihkan diri racun secara otomatis. Namun, ketika racun ini melebihi kemampuan tubuh untuk membersihkannya, maka timbul gejala yang tak diinginkan.

Jika tanda-tanda tersebut sudah muncul, berarti Anda harus segera melakukan detoks. Lalu apa saja tanda kalau tubuh Anda kelebihan racun?

Dilansir dari Just Kooki, Rabu (28/11), ada 10 tanda Anda harus melakukan Detoks.

detoks, tanda tubuh perlu detoks,Salah satu tanda harus tubuh harus didetoks adalah munculnya jerawat. (Istimewa)

1. Kelebihan Berat Badan

Pernahkah Anda mengalami peningkatan berat badan yang terus-menerus, padahal Anda sudah mengontrol kalori dan berolahraga. Mungkin Anda sudah kelebihan racun yang disebut lipofilik yang disimpan dalam lemak tubuh.

Toksin lipofilik mengandung pestisida dan dioksin yang menyebabkan tubuh menghasilkan lebih banyak sel gemuk untuk menyimpan lebih banyak racun di dalamnya. Hal ini akan sulit menurunkan berat badan jika tidak melakukan detox.

2. Mengantuk Terus Menerus

Bila tubuh Anda memiliki jumlah toksin yang berlebihan, hal ini akan membuat kelenjar adrenal Anda menjadi lebih buruk. Beban beracun jangka panjang dapat menyebabkan kelelahan adrenal yang membuat Anda merasa kelelahan dan mengantuk.

3. Insomnia

Insomnia disebabkan ketidakseimbangan di tingkat kortisol Anda. Kortisol adalah hormon yang dilepaskan tubuh (terutama di malam hari) untuk menghilangkan stres.

Bila ada ketidakseimbangan di kortisol, kadar kortisol di malam hari semakin meningkat. Ini berarti Anda merasa lebih energik dan aktif di malam hari daripada di pagi hari. Insomnia jangka panjang akan menghasilkan masalah kesehatan yang serius seperti penyakit jantung. Jadi penting untuk detoksifikasi jika Anda merasa bahwa ketidakseimbangan kortisol adalah penyebabnya.

4. Merusak Pikiran

Racun dapat mempengaruhi otak secara langsung. Ini termasuk monosodium glutamate (MSG) atau aspartame. Jika Anda terus-menerus kehabisan ruang di siang hari tanpa alasan tertentu maka tingkat racun yang tinggi mungkin menjadi alasannya.

Baik aspartame dan MSG memiliki kemampuan untuk membunuh sel-sel otak dan mencegah oksidasi otak. MSG biasanya ada dalam makanan yang diproses dan daging, sementara aspartame ditemukan dalam minuman bebas gula, permen karet, dan pasta gigi.

5. Sakit Kepala

Jika Anda merasa sering menderita sakit kepala yang tidak dapat dijelaskan, ini bisa menjadi tanda bahwa tingkat toksisitas Anda lebih tinggi dari biasanya. Racun yang dapat memengaruhi otak seperti aspartame dan monosodium glutamat juga dapat menyebabkan sakit kepala. Namun, ada tambahan racun yang dapat menyebabkan sakit kepala seperti pewarna makanan, pengawet, dan logam berat.

6. Perubahan Suasana Hati

Jika Anda mengalami perubahan suasana hati sepanjang hari, ini adalah tanda bahwa ada ketidakseimbangan hormon dalam tubuh Anda. Racun seperti xenoestrogens menyebabkan ketidakseimbangan hormon yang dapat mempengaruhi kedua jenis kelamin.

Xenoestrogen adalah campuran sintetis hormon yang bertindak seperti estrogen dalam tubuh. Xenoestrogens biasanya ditemukan dalam senyawa industri seperti phthalates, BPA dan PCB. Menghindari penggunaan plastik, terutama di dapur, dapat mengurangi kadar xenoestrogen dalam tubuh.

7. BAB Tidak Lancar

Sangat penting untuk membuang limbah dari tubuh setiap hari. Jika Anda tidak buang air besar setiap hari karena kurang konsumsi anti-oksidan, maka racun diserap ke dalam aliran darah Anda. Minum banyak air dengan diet kaya anti-oksidan dan serat dapat menghilangkan sembelit, kembung, dan mencegah racun terserap ke dalam aliran darah.

8. Sakit Otot

Jika Anda menderita sakit otot yang terjadi dan merasa tidak ada penyebabnya, maka ini bisa menjadi tanda beban beracun dalam tubuh. Racun memiliki kemampuan untuk merangsang reseptor rasa sakit yang terletak di otot yang kemudian menyebabkan kejang atau kram.

9. Kulit Bereaksi Buruk

Hati bertanggung jawab untuk membuang sebagian besar racun dari tubuh. Ketika tubuh dipenuhi dengan racun, hati tidak dapat bertahan dan organ lain mencoba mengeluarkan toksin tersebut misalnya melalui kulit. Ketika kulit mencoba untuk menghilangkan racun ia akan bereaksi buruk. Ini menyebabkan jerawat, ruam kulit, eksim, dermatografi, dan bisul.

10. Bau Badan

Jika Anda terus-menerus mengalami bau mulut, bau gas, dan kotoran yang buruk, ini bisa menjadi tanda bahwa hati dan usus besar sedang berjuang untuk menghilangkan beban yang sangat beracun. Cobalah konsumsi milk thistle, minyak zaitun, dan jus lemon untuk membantu detoksifikasi hati lebih efektif.

(Inr/JPC)

Bunda Harus Peduli Isu Gizi Buruk, Termasuk Melaney Ricardo

JawaPos.com – Stunting atau anak bertubuh kerdil salah satunya disebabkan oleh kurangnya asupan gizi (malnutrisi). Isu tersebut juga diusung dalam Program Indonesia Sehat dengan salah satu komponennya yakni revolusi mental agar masyarakat memiliki paradigma hidup sehat. Sayangnya banyak orang tua belum mengetahui dengan tepat dalam pemberian asupan gizi.

Peneliti dari Yayasan Pemerhati Kesehatan Publik (YPKP) Dr. drg. Amaliya mengatakan pembangunan kesehatan masyarakat Indonesia masih menjadi tantangan besar. Malnutrisi dan peningkatan tren penyakit tidak menular patut menjadi perhatian serius. Menurut Amaliya, persoalan kesehatan tersebut terutama disebabkan gaya hidup seperti kurangnya aktivitas fisik, sanitasi yang buruk, dan asupan gizi yang tidak seimbang. Semua faktor tersebut harus menjadi perhatian dan diselesaikan secara komprehensif.

“Masyarakat perlu sadar betapa pentingnya memerhatikan gaya hidup dan kandungan nutrisi seimbang di setiap asupan yang masuk ke dalam tubuh. Untuk memenuhi gizi masyarakat, susu dan produk olahannya menjadi salah satu sumber gizi yang memiliki peranan penting,” ujar Amaliya pada 2018 Community Gathering dengan tema Susu Kental Manis sebagai Salah Satu Sumber Gizi Seimbang Masyarakat Indonesia di Pasar Modern Bintaro, Tangerang Selatan, dalam keterangan tertulis YPKP, Senin (26/11).

Khusus mengenai asupan gizi seimbang, Amaliya menjelaskan, susu memiliki berbagai kandungan nutrisi antara lain protein, lemak, dan vitamin yang sangat dibutuhkan untuk mendukung perkembangan seseorang dalam setiap tahap kehidupan dari anak-anak hingga dewasa. Dia mengimbau masyarakat sebagai konsumen lebih cerdas serta tanggap terhadap literasi nutrisi yang terkandung pada setiap makanan yang dikonsumsi, salah satunya dengan membaca label dan mencari informasi yang benar dari ahlinya.

Hal ini sejalan dengan Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Nomor 31 Tahun 2018 tentang Label Pangan Olahan yang baru dirilis akhir Oktober lalu. Aturan tersebut memperkuat Perka BPOM Nomor 21 tahun 2016 tentang Kategori Pangan yang menjelaskan kandungan berbagai produk pangan, termasuk susu.

“Saya rasa masyarakat tidak perlu ragu lagi mengenai kandungan susu, termasuk susu kental manis. Berbagai aturan yang ada sudah menegaskan produk pangan olahan termasuk susu kental manis aman dikonsumsi dengan tetap memerhatikan label di setiap kemasan produknya,” jelas Amaliya.

Di tempat yang sama, artis dan presenter Melaney Ricardo yang merupakan seorang ibu, juga peduli tentang isu stunting dan asupan gizi. Dia berusaha memenuhi setiap kecukupan gizi buah hatinya termasuk susu. Melaney juga berbelanja bersama untuk membeli berbagai bahan makanan yang kemudian akan dimasak oleh Chef Glenn Waas yang juga merupakan konsultan makanan dan pembawa acara sejumlah acara masak di televisi.

“Saya sangat bersyukur mendapatkan pengetahuan dari YPKP mengenai pentingnya gizi seimbang termasuk informasi lengkap tentang manfaat susu kental manis. Ini akan menjadi masukan yang sangat berharga bagi saya dalam memberikan asupan makanan yang seimbang bagi keluarga khususnya anak-anak saya,” ungkap Melaney.

Dibandingkan tahun 2013, data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 mencatat masyarakat Indonesia yang menerapkan gaya hidup tidak aktif (sedentari) naik dari 26,1 persen menjadi 33,5 persen. Sementara persoalan gizi buruk akibat malnutrisi mulai mengalami perbaikan. Proporsi status stunting (kerdil) turun dari 37,2 persen menjadi 30,8 persen. Demikian juga proporsi status gizi buruk dan gizi kurang berkurang dari 19,6 persen menjadi 17,7 persen.

(ika/JPC)

Pijat Tradisional yang Aman Untuk Bayi, Bagaimana Caranya?

JawaPos.com – Memanjakan diri dengan pijat tidak hanya dilakukan oleh orang dewasa. Bayi pun membutuhkan perawatan pijat. Pijat bayi merupakan pijat tradisional asal Jawa yang sudah ada sejak dahulu.

Pijat bayi dilakukan dengan cara khusus yang bermanfaatkan untuk melancarkan peredaran darah, meregangkan otot-otot, dan mengoptimalkan tumbuh kembang bayi agar lebih aktif. Bagian-bagian pemijatan tubuh bayi biasanya menggunakan baby oil di bagian wajah, dada, perut, tangan kaki, dan punggung.

“Yang perlu dihindari yaitu bagian-bagian yang rawan yaitu ubun-ubun dan tulang belakang,” kata Irma Yanthy, terapis di Samiya Salon Tradisional, ketika dihubungi oleh JawaPos.com, Jumat (23/11).

Selain untuk kesehatan, pijat bayi ini juga dapat berguna sebagai terapi jika kondisi kesehatannya sedang tidak baik misal saat flu, batuk atau keseleo. “Jika sedang flu diuap dulu baru dilakukan pemijitan, kalau batuk ada teknik penekukan pada punggung,” kata Linda Yanti, terapis di Samiya Salon Tradisional yang dihubungi oleh JawaPos.com, Jumat (23/11).

Pijatan tradisional ini bisa dilakukan mulai dari usia bayi baru lahir hingga dewasa. Pijat tradisional aman dilakukan secara intens yaitu satu atau dua kali seminggu.

Salah satu tempat yang menawarkan totok tradisional bayi ini yaitu Samiya SalonTradisional Kebayoran Baru Jakarta Selatan dengan harga yang cukup terjangkau yaitu 150 ribu hingga 175 ribu rupiah.

(Inr/JPC)

Sebelum Bercinta, Penting Ketahui Masa Subur Pasangan

JawaPos.com – Ketika pasangan suami istri mendambakan buah hati, biasanya mereka melakukan berbagai upaya medis. Salah satunya dengan mengecek ke dokter kandungan untuk mengetahui kesehatan organ reproduksi masing-masing.

Dalam keterangan tertulis hellosehat.com, Selasa (20/11), pasutri harus memastikan kualitas sperma dan sel telur mereka tidak bermasalah. Cara lainnya dengan mengetahui masa subur pasangan masing-masing.

Untuk memastikan apakah kualitas sperma sudah baik, pria bisa menjalani tes analisis sperma guna mendeteksi ada masalah kesuburan atau tidak. Kemudian agar cepat hamil, maka harus berhubungan seks di waktu yang tepat sehingga sperma dapat bertemu sel telur.

Sel telur akan dilepaskan saat perempuan memasuki masa suburnya. Pelepasan telur normalnya hanya terjadi satu kali dalam sebulan dan masa subur hanya terjadi selama beberapa hari.

Jika tidak mengetahui kapan masa subur, mungkin lebih sulit hamil meski sudah sering berhubungan intim. Selain itu, calon ibu juga harus benar-benar memastikan kesehatan dan mempersiapkan nutrisi yang diperlukan untuk tumbuh kembang janin nantinya. Misalnya, memenuhi asupan folat dan makan makanan yang meningkatkan kesuburan.

Sebab pasangan suami istri yang ingin cepat memiliki momongan, bukan hanya ditentukan dari seberapa sering frekuensi bercinta dilakukan, akan tetapi juga bisa dipengaruhi dari asupan yang dikonsumsi. Makanan penuh gizi ternyata bisa meningkatkan kesuburan kesehatan reproduksi.

Gaya hidup modern yang penuh tekanan menjadi faktor yang berkontribusi terhadap infertilitas perempuan. Maka pola makan dapat memainkan peran yang sangat penting dalam meningkatkan kesuburan perempuan.

Gaya hidup modern yang penuh tekanan menjadi faktor yang berkontribusi terhadap infertilitas perempuan. Maka pola makan dan gaya hidup dapat memainkan peran yang sangat penting dalam meningkatkan kesuburan.

(ika/JPC)

Diminum Seumur Hidup, Obat Pengencer Darah Aman Untuk Ginjal

JawaPos.com – Seorang pasien dengan riwayat penyakit jantung dan kardiovaskular seperti stroke biasanya diberikan obat pengencer darah. Umumnya dokter menganjurkan minum obat pengencer darah dalam jangka panjang hingga seumur hidup. 

Sejumlah mitos di masyarakat dikhawatirkan jika minum obat terlalu banyak akan berbahaya untuk organ lainnya seperti ginjal dan liver. Namun dokter menegaskan obat pengencer darah aman bagi ginjal jika diminum seumur hidup.

“Penggunaan jangka panjang obat pengencer darah? Saya anjurkan minum. Minum. Karena ada manfaatnya. Dosis sudah kami sesuaikan. Aman untuk fungsi ginjal. Dosis aman meski diminum seumur hidup,” kata Dokter Spesialis Penyakit Dalam dr. Okki Ramadian Sp.PD baru-baru ini.

Obat pengencer darah terbagi dua. Yaitu obat antikoagulan dan antiplatelet. Obat pengencer darah baik antiplatelet dan antikoagulan direkomendasikan agar diminum pasien seumur hidup.

“Jika stroke itu kan ada sumbatan di otak. Dan tubuh pasien berarti sudah mengalami darah lebih kental. Maka di dunia medis kami butuhkan pengencer darah untuk pasien,” kata dr. Okki.

Menurutnya, obat tersebut aman diminum seumur hidup termasuk untuk ginjal. Tujuannya agar tak terjadi serangan stroke berulang.

“Bisa saja kalau obatnya dihentikan tapi sah-sah saja. Namun khawatir terjadi stroke berulang. Begitu juga jantung,” tuturnya.

Selain itu, kata dr. Okki, pasien wajib mengubah gaya hidup ke arah lebih sehat. Memang ada faktor risiko dari obat pengencer darah seperti perdarahan atau luka pada lambung. Namun dr. Okki menegaskan dokter sudah memberikan dosis yang sesuai untuk pasien.

(ika/JPC)

Pulihkan Fungsi Tubuh, Berapa Lama Pasien Stroke Wajib Fisioterapi?

JawaPos.com – Pasien stroke setelah serangan harus mengikuti serangkaian terapi yaitu fisioterapi. Tujuannya untuk memperbaiki bagian tubuh yang lemah atau tidak berfungsi akibat rusaknya pembuluh darah. Dengan fisioterapi yang rutin dan rajin, masih ada harapan bagi pasien stroke untuk bisa pulih beraktivitas secara mandiri.

Maka dalam tahap rehabilitasi, pasien stroke harus mengikuti fisioterapi. Paling bagus fisioterapi dilaksanakan saat 6 bulan pertama. Jika terbukti stroke dan mengalami kelemahan atau kelumpuhan pada sisi tubuh, maka harus rajin fisioterapi.

“Fisioterapi paling ideal waktunya adalah 6 bulan pertama setelah terkena serangan stroke,” tegas Dokter Spesialis Saraf dari Rumah Sakit Ciptomangunkusumo dr. Mohammad Kurniawan, Sp.S(K) dalam diskusi paparan hasil studi XANAP terkait pasien stroke dan gangguan irama jantung baru-baru ini.

Lalu fisioterapi masih bisa dilanjutkan hingga 1 tahun. Satu tahun pertama melakukan fisioterapi pada pasien, masih ada peluang untuk perbaikan.

“Kalau sampai 1 tahun masih ada peluang perbaikan, makanya harus rajin fisioterapi,” jelas dr. Kurniawan.

Menurutnya, biasanya jika sudah lewat dari 1 tahun dan ada kelemahan atau kecacatan tetapi sudah fisioterapi tak ada perubahan, maka sudah permanen. Sehingga sekalipun mengikuti fisioterapi akan sulit diperbaiki.

“Kalau sudah lebih dari setahun agak sulit. Tapi kalau masih 6 bulan pertama biasanya bisa. Masih masa emas golden period,” ungkap dr. Kurniawan.

Menurutnya setelah satu tahun, pasien boleh-boleh saja jika ingin melanjutkan fisioterapi. Namun peluang penyembuhannya jauh lebih lambat atau kecil.

Kalau sudah 1 tahun masih ada kemungkinan recovery, tapi lebih kecil dibanding 1 tahun pertama. Tapi boleh-boleh saja fisioterapi dilanjutkan,” tegasnya.

(ika/JPC)

Mengenal 2 Jenis Obat Pengencer Darah yang Harus Diminum Pasien Stroke

JawaPos.com – Untuk mencegah serangan stroke berulang, dokter biasanya memberikan obat pengencer darah. Obat pengencer darah diberikan pada pasien stroke dengan penyakit degeneratif seperti hipertensi, diabetes, dan kolesterol serta gangguan irama jantung.

“Kerusakan pembuluh darahnya harus dijaga dengan obat pengencer darah. Jadi obat pengencer darah tetap harus diminun. Tujuannya jangan sampai ada kerusakan pembuluh darah berlanjut,” tegas Dokter Spesialis Saraf dari Rumah Sakit Ciptomangunkusumo dr. Mohammad Kurniawan, Sp.S(K) dalam diskusi paparan hasil studi XANAP terkait pasien stroke dan gangguan irama jantung baru-baru ini.

Menurur dr. Kurniawan obat pengencer darah terbagi dua yakni obat antikoagulan dan antiplatelet. Antiplatelet diberikan pada pasien stroke yang bukan dengan gangguan irama jantung, misalnya ada hipertensi atau diabetes dan kolesterol. Sedangkan antikoagulan diberikan pada pasien stroke dengan gangguan irama jantung.

“Antiplatelet punya potensi merusak lambung, asam sifatnya. Tapi sekarang ada teknologi yang melapisi zat agar tak merusak lambung. Atau cara minumnya, diminum setelah makan,” papar dr. Kurniawan.

Namun begitu pasien disertai gangguan irama jantung, sebaiknya diberikan antikoagulan. Sebab jika diberikan antiplatelet tak akan efektif.

“Seperti obat Clopidogrel itu antiplatelet. Pada pasien bukan gangguan irama jantung biasanya diberikan. Tetapi pada pasien dengan gangguan irama jantung, kalau dikasih Clopidogrel tak tepat. Terus terang dokter di Asia enggan berikan antikoagulan pada pasien tetapi dikasihnya antiplatelet karena perdarahan lebih ringan. Sayangnya tak efektif atau tak tepat,” papar dr. Kurniawan.

Dia menegaskan obat pengencer darah baik antiplatelet dan antikoagulan direkomendasikan agar diminum pasien seumur hidup. Begitu pula dengan obat jantung dan darah tinggi. Sedangkan obat kolesterol, ketika kolesterol sudah turun maka tak usah diminum lagi.

Amankah jika minum obat pengencer darah terus menerus?

Menurutnya, pengencer darah berguna untuk mencegah kerusakan pembuluh darah lanjutan. Jika kaitannya bisa merusak ginjal, kata dia, kerusakan ginjal itu disebabkan kerusakan pembuluh darah ginjal.

“Jadi kalau enggak berikan obat pengencer darah untuk melindungi pembuluh darah, bisa jadi nanti pembuluh darah ginjalnya juga rusak. Maka pengencer darah sebaiknya diminum seumur hidup,” ujarnya.

(ika/JPC)

Jangan Keliru, Virus HIV/AIDS Tak Akan Menular Karena Kontak Fisik

JawaPos.com – Penyakit HIV/AIDS masih menjadi momok di tengah masyarakat. Kurangnya pemahaman masyarakat akan penularan virus /AIDS sering kali merugikan penderita. Padahal, berada di dekat Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) tidak akan menularkan virus.

Hal ini ditegaskan Prof. David H. Muljono selaku Deputi Direktur dan Peneliti dari Lembaga Eijkman dan Komite Ahli Hepatitis Nasional. Prof. David mengungkapkan kurangnya pengetahuan masyarakat akan penularan HIV/AIDS memang sering kali mendiskriminasi penderita. Mereka kadang takut tertular jika bergaul dengan ODHA.

“Sebetulnya kontak fisik, misal bersalaman, duduk berdekatan, atau intensitas bertemu yang cukup sering tidak menyebabkan suatu virus HIV itu menular,” ujar Prof. David H. Muljono ketika ditemui pada acara seminar kesehatan di Kantor Walikota Jakarta Timur, Kamis (27/9).

Hal senada pun diungkapkan Prof. Dr. Zubairi Djoerban yang menegaskan kalau dengan bersalaman denagn ODHA tidak akan menularkan virus HIV/AIDS. Begitupula ketika ia bersin, menggunakan handuk bersama, sabun, batuk, dan pilek. Bahkan gigitan nyamuk demam berdarah tidak bisa menularkannya.

“HIV/AIDS hanya dapat menular melalui hubungan seksual, transfusi darah, jarum suntik, atau ibu pengidap AIDS kepada anak yang dikandungnya,” ujar Prof. Dr. Zubairi Djoerban dalam kesempatan yang sama.

Sehingga, sebagai langkah pencegahan HIV AIDS, masyarakat dianjurkan untuk memeriksakan kesehatan. Bahkan, bagi mereka yang berisiko tertular tak ada salahnya melakukan konseling dengan layanan pencegahan.

Seperti diketahui,  HIV adalah sejenis virus yang menyerang atau menginfeksi sel darah putih yang menyebabkan turunnya kekebalan tubuh manusia. Kondisi pasien akan semakin memburuk bahkan meninggal dalam rentan waktu 2 hingga 7 tahun.

(Inr/JPC)

Kenali Kelainan Jantung Bawaan, Terutama Sejak Anak Lahir

JawaPos.com – Banyak orang tua tidak mengerti gejala Penyakit Jantung Bawaan (PJB) pada anak. Padahal, penyakit ini muncul sejak anak masih dalam kandungan. Akibatnya mengganggu kemampuan jantung untuk memompa darah dan penyaluran oksigen ke seluruh tubuh.

Wakil Sekretaris Jendral 1 Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) yang kini didapuk sebagai Wakil Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) bidang Medis, dr. BRM. Ario Soeryo Kuncoro, SpJP(K), FIHA, FAsCC menjelaskan fakta bahwa banyak kasus kelainan jantung bawaan yang tidak terdeteksi sejak dini dan tertangani dengan baik dari awal. Banyak faktor yang mendasari
hal ini diantaranya kurang pahamnya masyarakat untuk mengenali gejalanya.

“Dan tercatat masih banyaknya jumlah anak-anak yang terlahir dengan kelainan jantung bawaan,” katanya baru-baru ini.

hari jantung sedunia, penyakit jantung, cegah penyakit jantung, kelainan jantung,Wakil Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) bidang Medis, dr. BRM. Ario Soeryo Kuncoro, SpJP(K), FIHA, FAsCC saat berbicara tentang Hari Jantung Sedunia. (YJI)

Dalam menyambut Hari Jantung Sedunia, dr Ario menjelaskan sudah saatnya kita menyayangi, menjaga kesehatan jantung sendiri dan mereka yang Anda sayangi. Orang tua harus mengenali gejala PJB pada anaknya.

Misalnya pasien datang membiru termasuk mulut atau lidah. Kadang-kadang biru sekali sampai kejang-kejang. Bisa demam faktor pencetusnya, kepanasan, kurang minum. Kemudian anak dengan penyakit jantung bawaan biasanya mudah capek atau lelah lalu disertai dengan sesak. Kemudian batuk-batuk saat berbaring. Sesak dan batuk bisa menjadi gejala awal terjadi gagal jantung.

Mereka juga sulit tinggi dan berkembang. Tubuhnya tetap pendek. Jika gejala ini ditemukan, maka orang tua harus langsung membawa buah hatinya ke dokter.

Heart World Day atau Hari Jantung Sedunia setiap tahunnya diseluruh dunia diperingati pada 29 September, tahun ini dengan tema ‘My Heart, Your Heart’ atau ‘Jantungku, Jantungmu’. Dunia mengajak setiap individu untuk hidup lebih sehat dengan berjanji untuk menyayangi jantungnya. Hari Jantung Sedunia juga merupakan platform terbesar untuk meningkatkan kesadaran tentang penyakit kardiovaskular, termasuk penyakit jantung dan stroke.

Mengajak berjanji untuk hidup lebih sehat, kampanye mengajak setiap insan untuk berjanji pada diri sendiri untuk lebih aktif berolahraga, say no to smoking, dan makan makanan yang lebih sehat. Semua itu beberapa janji yang dapat dicatat sebagai resolusi pribadi sehingga pada akhirnya meningkatkan angka tingkat kehidupan masyarakat yang lebih sehat.

(ika/JPC)