Ini Alasan Masyarakat RI Banyak Berobat ke Malaysia

JawaPos.com – Malaysia merupakan salah satu negara favorit masyarakat Indonesia untuk berobat selain Singapura. Selain karena kualitas layanan medisnya hampir sama bagus, biaya berobat di Malaysia jauh lebih murah.

Tidak heran di 2016 lalu, data dari Malaysia Health Travel Council menunjukan bahwa ada 1 juta pasien asing yang datang berobat dan 500 ribu diantaranya adalah pasien asal Indonesia.

Direktur BerobatKePenang Birgita Adelia menuturkan biasanya pasien yang berobat ke luar negeri biasanya mencari second opinion atau untuk medical check up.

“Dari segi kualitas dokter baik di dalam maupun di luar negeri, saya rasa sama saja. Hanya saja banyak pasien bilang kalau dokter di luar negeri lebih enak kalau menjelaskan tentang keluhan medis pasien juga peralatan medisnya lebih lengkap dan canggih,” ujar Birgitta di Jakarta, Rabu (24/10).

Hal ini dirasakan oleh Patiah asal Palembang yang didiagnosa kanker kulit. Saat hasil biopsi keluar, pihak keluarga ingin segera melakukan operasi namun karena jadwal dokternya sudah penuh, pasien sbobet indonesia diminta menunggu hingga 2-3 minggu.

“Begitu pihak keluarga menghubungi kami, kami segera memberikan perkiraan biaya operasi di Malaysia dan jadwal operasi terdekat. Dalam 2 hari, pasien sudah tertangani,” kata Birgita.

“Saya sarankan bagi pasien yang ingin berobat ke Malaysia agar berkonsultasi terbelih dahulu ke kami agar kami bisa memelajari keluhan medis pasien dan mereferensikan dokter spesialis yang tepat. Selain itu kami juga akan mengecek jadwal dokter tersebut, apakah ada di tempat atau tidak saat pasien mau datang. Jangan sampai sudah keluar ongkos dan penginapan, dokter tidak ada di tempat.”

Sama halnya untuk pasien yang ingin medical check up, harap pastikan apakah di tanggal Anda mau medical check up masih ada slot kosong atau tidak. Jika ada, baru berangkat.

“Semua layanan ini diberikan secara gratis karena kamiadalah perwakilan resmi dari rumah sakit di Malaysia (Penang, KL, Melaka),” lanjut Birgita.