100 Triliun Bakteri Baik Bisa Bikin Anak Sehat, Apa Alasannya?

JawaPos.com – Selama masa tumbuh kembangnya, anak harus selalu sehat dan ceria. Kuncinya adalah ada pada saluran cerna mereka. Ada bakteri jahat dan bakteri baik yang hidup di dalam usus.

Dokter Spesialis Anak Dr. dr. Ariani Dewi Widodo, Sp.A(K) menjelaskan sedikitnya ada 100 triliun bakteri yang terdapat di dalam usus. Jika ibu ingin anaknya tumbuh sehat, maka bakteri baik di dalam usus harus tinggi jumlahnya.

“Kalau mau anak sehat bakteri baiknya harus 85 persen jumlahnya,” katanya dalam diskusi parenting Happy Grow bersama Lactogrow baru-baru ini.

Salah satu bakteri baik misalnya Lactobasilus. Menurut dr. Ariani, fungsi bakteri baik adalah bisa membantu metabolisme tubuh menjadi lebih baik. Ada beberapa fungsi metabolisme yang tak bisa dilakukan tanpa bakteri baik.

“Tumbuhnya bakteri baik akan lebih baik pada usia anak seribu hari pertama. Di usia tersebut anak dalam kondisi yang ajaib. Semuanya bertumbuh dengan cepat,” kata dr. Ariani.

Tak hanya sehat, kata dia, kemampuan kognitif dan fisiknya juga akan mendukung jika saluran cernanya sehat. Anak usia tersebut sudah bisa memilih mana yang diinginkan.

“Untuk mendukung kondisi itu diperlukan tumpeng nutrisi yang baik seperti kecukupan karbohidrat, protein, vitamin mineral,” ungkapnya.

Sebab serat atau sayuran, lanjutnya, tak bisa tergantikan dengan pil atau bubuk vitamin. Namun saluran cerna bisa lebih sehat jika anak mengonsumsi banyak probiotik.

“Probiotik tingkatkan bakteri baik dalam usus. Saluran cerna jadi lebih sehat. Dan selain itu, ibu harus memperhatikan juga selera makan dan pola tidur anak,” tegasnya.

(ika/JPC)