‘Berkawan’ dengan Diabetes, Lakukan 5 Cara Kontrol Gula Darah

JawaPos.com – Diabetes banyak menghantui masyarakat urban saat ini khususnya diabetes tipe II. Pola hidup dan makan tak sehat, membuat diabetes membayangi masyarakat. 

Diabetes adalah sebuah kondisi banyaknya kadar gula di dalam darah. Normalnya seseorang memiliki kadar gula darah 80-140 mg/dl dalam darah. Di dalam darah, kadar gula darah fluktuatif. Misalnya usai makan, kadar gula darah tinggi namun dapat kembali normal setelah dua jam pada orang dengan gula darah normal.

Gaya hidup tidak sehat membuat seseorang rentan terkena penyakit diabetes tipe II. Diabetes jenis ini sedikit berbeda, biasanya dialami oleh masyarakat yang kegemukan. Pada seseorang dengan tipe ini, makanan yang diserap dan menjadi glukosa tetap berada di darah, dan tidak dapat masuk ke dalam sel.

Setelah makanan diserap, pankreas normalnya mengeluarkan hormon insulin. Insulin gunanya untuk membantu tubuh membuka dinding-dinging sel untuk menyerap glukosa di dalam darah. Diabetes tipe II memiliki pankreas dengan produksi insulin yang terkadang normal, namun justru kerusakan terjadi pada dinding selnya.

Dilansir dari Times of India, Selasa (4/12), seseorang yang mengalami diabetes harus punya tekad untuk mempertahankan pola makan yang tepat. Sehingga kehidupan tetap akan berkualitas.

Studi menunjukkan gaya hidup yang seimbang dengan diet bergizi dan olahraga rutin, tidak hanya membantu mengatur kadar gula darah tetapi pada saat yang sama dapat menurunkannya. Maka ada beberapa cara mudah melakukannya.

1. Tetap Terhidrasi

Ini adalah salah satu tips paling sederhana untuk menjaga kadar gula yang seimbang. Minum air yang cukup membantu tubuh untuk kembali terhidrasi dan mengelola kadar gula.

2. Diet Rendah atau Tanpa Karbohidrat

Kebanyakan orang akhirnya menghindari karbohidrat untuk mengelola kadar gula mereka. Tetapi menurut para ahli, memasukkan karbohidrat dengan sifat glikemik rendah dapat membantu dalam mengatur kadar gula. Jadi bukan tak boleh makan karbohidrat, tetapi harus diganti. Misalnya dengan umbi-umbian, beras hitam, beras merah, gandum utuh dan makanan kaya serat lainnya serta sayuran.

3. Atur 3J

Atur Jumlah, Jenis, dan Jam makan. Kebanyakan orang mengikuti tradisi makan tiga hingga empat kali sehari, yang dimulai dengan sarapan berat diikuti dengan makan siang dan makan malam. Pada akhirnya makan terlalu banyak hanya untuk memuaskan rasa lapar mereka. Bagi orang yang menderita diabetes, memecah makanan menjadi makanan porsi kecil juga dapat membantu dalam mengelola rasa lapar dan menjaga tingkat gula darah agar seimbang.

4. Hindari Gula

Kunci untuk manajemen diet berkelanjutan bagi pemderita diabetes dimulai dengan gula pengganti yang sehat. Seperti dari buah, madu asli, atau stevia.

5. Jauhi Lemak Jahat

Tubuh membutuhkan lemak sehat. Perbanyak asupan lemak sehat tunggal seperti kacang, minyak zaitun, minyak canola yang dapat mengatur kadar gula. Jadi, tubuh tetap bugar dan sehat.

(ika/JPC)