Demi Venue Terpelihara, Kemenpora Imbau Perbanyak Kompetisi

JawaPos.com – Sekretaris Kemenpora Gatot Dewa Broto mengimbau agar tiap cabang olahraga memperbanyak kompetisi di seluruh venue yang sudah direvitalisasi sejak Asian Games 2018. Banyaknya kompetisi diyakini akan membuat venue yang ada tetap terpelihara dengan baik.

Gatot meyakini bahwa semakin banyak kompetisi yang ada, maka uang yang masuk untuk biaya perawatan venue juga akan lebih banyak. Menurut Gatot, jika venue yang sudah ada tidak dimanfaatkan dengan baik, maka hanya tinggal masalah waktu sebelum arena-arena yang sudah dipercantik akan terbengkalai.

“Jadi kalau ada kompetisi apapun di Jakarta, sebaiknya dilakukan di venue-venue yang sudah ada,” ujar Gatot, Rabu (9/1).

Gatot menambahkan, banyaknya kompetisi yang dilakukan nantinya bukan hanya bisa membiayai satu venue saja, tapi bisa membiayai venue lain yang terbilang jarang menyelenggarakan kompetisi secara reguler.

“Misalnya di Gelora Bung Karno, sudah banyak kompetisi yang mengantri di Stadiun Utama, Istora Senayan, Lapangan Tenis, Lapangam Baseball. Bagi (venue, Red) yang tidak bisa balance (jarang ada kompetisi, Red), sistemnya bisa subsidi silang,” kata Gatot.

Gatot memberi contoh Stadion Akuatik GBK yang membutuhkan biaya perawatan sangat besar namun kompetisi yang diselenggarakan di sana tidak sebanyak venue lainnya.

“Biayanya kan tergolong tinggi, Per bulan antara Rp 250 juta sampai 300 juta. Kita mau ngambil dari tiket renang kan nggak mungkin. Jadi keuntungan dari venue yang lain termasuk Stadion Utama akan dilakukan subsidi silang untuk pembiayaan perawatan Stadion Akuatik itu,” tambahnya.

Editor      : Banu Adikara
Reporter : Banu Adikara