Dijadikan Bulan-bulanan Oleh Mayweather, Ini Kata Tenshin Nasukawa

JawaPos.com – Atlet bela diri kick boxing Jepang Tenshin Nasukawa memberikan respons atas kekalahan telaknya dari petinju kenamaan Floyd Mayweather di Tokyo, Jepang pada 31 Desember kemarin.

Dalam pertarungan tidak imbang tersebut, Nasukawa yang masih berumur 21 tahun harus mengakui keunggulan Pretty Boy yang berusia 20 tahun lebih tua darinya dalam tiga ronde saja.

Bertarung dengan menggunakan aturan tinju profesional di mana Nasukawa tidak boleh menggunakan kakinya, atlet asal Negeri Matahari Terbit itu sukses jadi bulan-bulanan. Nasukawa, yang tercatat belum pernah kalah dalam karirnya sebagai atlet kick boxing profesional, langsung dibikin semaput oleh Mayweather sejak bel ronde pertama berbunyi.

Mayweather, mantan juara dunia yang mengakhiri karirnya dengan rekor 50 kali menang tanpa kekalahan, sudah membuat Nasukawa mencium kanvas sebanyak tiga kali di ronde pertama. Sebelum ronde ketiga selesai, pelatih Nasukawa langsung melempar handuk sebagai tanda mereka menyerah. Mayweather yang memenangkan pertandingan hura-hura tersebut pun langsung diganjar uang sebesar Rp 130 miliar.

Mengomentari kekalahannya dari Mayweather, Nasukawa lewat akun Instagram @tenshin.nasukawa menuliskan bahwa pertandingan melawan Mayweather adalah salah satu laga yang akan paling ia kenang dalam karirnya.

Saat ditawari untuk melawan Mayweather, tawaran itu langsung saya ambil tanpa berpikir. Tapi saya akui bahwa saya menyia-nyiakan kesempatan sekali seumur hidup ini dengan tidak mempersiapkan diri dengan serius. Kekalahan saya kemarin menunjukkan bahwa Mayweather adalah seorang petarung yang sangat hebat, dan saya sudah menganggap enteng dia. Saya akan jadikan kekalahan kemarin sebagai pelajaran untuk lebih baik lagi. Terima kasih, Mayweather!” tulis Nasukawa.

Mayweather sendiri sebelumnya sudah lebih dulu memberikan pujian kepada Nasukawa. Meski menang dengan relatif sangat mudah, petinju yang juga berjuluk Money ini menuturkan bahwa Nasukawa adalah seorang petarung yang ulet.

“Hasil pertandingan kemarin ini tidak akan masuk ke rekor kami masing-masing. Status kami masih tidak terkalahkan. Dia adalah petarung yang sangat hebat,” kata Mayweather seperti dikutip standard.co.uk.

Mengomentari kemungkinannya kembali ke dunia tinju profesional, Mayweather menggelengkan kepala. “Saya tidak akan kembali bertinju. Saya kemari hanya untuk bersenang-senang dan menghibur masyarakat Jepang,” kata Mayweather.

Editor      : Banu Adikara
Reporter : (kar/JPC)