IeSPA: Atlet e-Sports Tetap Perlu Olahraga dan Meditasi

JawaPos.com – Ketua Asosiasi e-Sports Indonesia (IeSPA) Edy Lim menegaskan bahwa para atletnya tetap dituntut berolahraga meskipun cabang yang mereka geluti sama sekali tidak melibatkan adu fisik atau ketangkasan. Edy juga menegaskan bahwa e-Sports bukan cuma sekadar bermain game

“Dalam e-Sports itu kita berbicara pertarungan dan kompetisi. Medianya adalah game. Artinya, kita harus menang dan harus jadi juara. Kalau main game, ya kita hanya sekedar main saja. Mau kalah atau menang bebas. Yang penting memiliki waktu luang,” kata Edy saat ditemui di Mal Taman Anggrek, Jakarta Barat, Sabtu (5/1).

Menurut Edy, hal paling mendasar yang membedakan e-Sports dengan bermain game adalah target. Untuk mencapai target tersebut, para atlet yang menggelutinya tidak cuma perlu jago bermain game, tapi juga perlu menjaga kondisi mereka agar bisa tetap fit saat hari pertandingan.

“Jadi banyak yang harus dilatih. Latihan fisik, meditasi, dan segala macam. Ada targetnya. Itu yang membedakan e-Sports dengan bermain game,” ungkapnya.

Edy menjelaskan, latihan fisik yang dilakukan oleh para atlet e-Sports tidak hanya mempengaruhi tingkat kebugaran mereka saja, tapi juga bisa meningkatkan konsentrasi para atlet saat berlaga.

“Para atlet harus merumuskan strategi dan mengaplikasikannya dalam permainan. Jika tidak memiliki kondisi fisik yang mumpuni, maka otomatis strategi mereka tidak akan berjalan sempurna,” kata Edy.

Editor      : Banu Adikara
Reporter : Bintang Rahmat