Kemenpora Gaet Kemenkes dan Operator Telekomunikasi

JawaPos.com – Kementerian Pemuda dan Olahraga mempercepat penanganan pada sejumlah pegawainya yang tertimpa musibah tsunami di kawasan pantai Tanjung Lesung, Banten. Kemenpora juga menggaet Kementrian Kesehatan untuk menambah tenaga medis di lapangan.

Sekretaris Menpora Gatot Dewa Broto mengatakan pihaknya saat ini sudah melakukan identifikasi nama-nama pegawainya yang menjadi korban. Dari 50 pegawai yang ada, tiga orang sudah terkonfirmasi meninggal dunia dan sisanya mengalami luka-luka. Masih ada satu orang lagi yang belum ditemukan.

“Kami juga melakukan koordinasi dengan Kemenkes untuk melalukan percepatan penanganan dan penambahan armada di lapangan,” kata Gatot, Senin (24/12).

Tsunami Anyer, tsunami Selat Sunda, KemenporaInfografis Tsunami Selat Sunda (Kokoh Praba Wardani/JawaPos.com)

Untuk memperlancar komunikasi, Gatot menuturkan bahwa pihaknya juga sudah melakukan koordinasi dengan beberapa operator telekomunikasi untuk memaksimalkan jaringan di kawasan bencana agar komunikasi bisa tetap berjalan.

“Tujuannya untuk memperkecil area blank spot. Ini bukan hanya untuk keperluan Kemenpora, tapi juga tim-tim lainnya,” pungkas Gatot.

Seperti diketahui, kejadian ini bermula ketika 50 orang rombongan unit Pusat Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kesehatan Olahraga (PPITKON) sedang mengikuti kegiatan pelatihan SDM di Tanjung Lesung. Saat memasuki sesi gathering, tiba-tiba mereka semua dikejutkan dengan datangnya ombak besar.

Editor      : Banu Adikara
Reporter : (isa/JPC)