Kisah Doni Tata Soal Gelar Juara dan Motor Pinjaman

JawaPos.com – Pembalap asal Jogjakarta, Doni Tata Pradipta mampu meraih gelar juara umum di ajang Trial Game Asphalt (TGA) 2018 kelas 250 cc. Gelar itu dia raih saat tampil di Sirkuit Kanjuruhan, Malang, Sabtu (15/12) lalu.

Doni berhasil mengumpulkan 225 poin, unggul jauh dari dua rival terdekatnya yakni Tommy Salim dan Farudila Adam. Di posisi dua, Tommy memiliki 203 poin. Sedangkan di peringkat tiga, Farudila mengantongi 199 poin.

“Alhamdulillah, masih bisa mempertahankan gelar juara umum. Untuk race ini lebih bermain aman. Race kedua, saya lebih memaksimalkan. Di sini saya coba bermain poin saja,” ucapnya.

Berhasil merajai podium, ternyata ada kisah menarik di balik kesuksesan Doni Tata. Motor yang dia gunakan rupanya milik orang lain. Doni hanya meminjam untuk hadapi seri kali ini. Tak heran jika selama menggeber gas, dia sempat mengalami kendala. Terutama soal suspensi.

“Kondisi motor pinjaman. Sehingga karakter handling-nya masih belum begitu paham. Saya cukup kesusahan,” curhatnya.

Tidak hanya itu, dia juga sempat mengalami slip ban depan. Hal tersebut jelas memengaruhi performanya. Meski begitu, dia bersyukur bisa tetap meraih poin. Apalagi cuaca di Sirkuit Kanjuruhan sangat bagus kala itu sehingga lintasan tidak becek.

“Itu jadi keuntungan tersendiri buat saya,” kata dia.

Meski sudah berhasil menjadi jawara dalam Trial Game Asphalt 2018 di kelas 250, bukan berarti Doni bisa berpuas diri. Dia menyampaikan, untuk tahun depan akan semakin giat berlatih.

Hal ini karena kejuaraan serupa akan semakin kompetitif. Dia tidak mau meremehkan. Selain itu, dia berharap akan ada sponsor yang mau mendanainya untuk kelas 450 cc.

“Tahun depan cari sponsor untuk motor 450 cc. Semoga ada yang mau jadi sponsor,” katanya sembari terbahak.

Editor      : Bagusthira Evan Pratama
Reporter : (tik/JPC)