Pegawai Kemenpora yang Tewas Jadi 4 Orang, Belasan Orang Masih Dirawat

JawaPos.com – Kementerian Pemuda dan Olahraga masih terus melakukan penanganan dan pendataan kepada 50 pegawainya yang menjadi korban tsunami di pantai Tanjung Lesung, Banten. Dari data yang diterima sementara, jumlah korban tewas sudah bertambah menjadi empat orang. Sebagian besar masih menjalani perawatan di rumah sakit dan klinik terdekat.

Sekretaris Menpora Gatot Dewa Broto mengatakan bahwa empat korban tsunami Selat Sunda yang tewas sudah berhasil dipulangkan. Sebelumnya, diketahui ada tiga orang yang dikabarkan tewas, yakni dua pemijat Beti dan Titi, serta Odin yang merupakan seorang anak Praktik Kerja Lapangan (PKL).

Gatot menuturkan, satu nama lagi yang dikabarkan tewas adalah pemijat lain yang bernama Umi. Keempat jenazah, menurut Gatot, sudah dipulangkan ke Jakarta. “Jenazah Bu Umi sudah di RSCM, dan sudah ada yang mengurus,” katanya, Senin (24/12).

Tsunami Anyer, tsunami Selat Sunda, KemenporaInfografis Tsunami Selat Sunda (Kokoh Praba Wardani/JawaPos.com)

Gatot mengatakan, setidaknya ada 19 orang yang saat ini dikabarkan masih menjalani perawatan dengan luka yang variatif. Di luar 19 orang tersebut, Gatot menyebutkan bahwa ada tiga orang yang mengalami luka cukup parah sehingga harus dibawa ke Jakarta untuk dioperasi.

Ketiga orang tersebut adalah Abdul (staf PPITKON), Sri Hartini (pemijat, sebelumnya dikabarkan sudah meninggal, Red), dan Nurlela (staf PPITKON). “Tiga orang ini harus menjalani operasi, dan harus dibawa ke Jakarta,” ujar Gatot.

Berikut nama-nama pegawai Kemenpora yang masih dalam perawatan :

1. Royah/ pemijat : luka robek pada kaki

2. Anggi / pemijat : luka lecet pada punggung

3. Sunyi / pegawai administrasi : luka lecet

4. Maulana / OB : luka lecet

5. Reza / staf : luka lecet

6. Deki / mahasiswa UPI : luka lecet

7. Nurmadina/ perawat : luka lecet

8. Ramadhan / staf : luka benturan sedang

9. Hasbi / sekuriti : benturan pada kaki

10. Sundari / staf : luka sedang pada wajah

11. Fatulloh / staf: luka robek pada tangan

12. Irma / staf : luka lecet

13. Yuli / perawat : luka lecet

14. Yosita / bidan : luka lecet dan luka robek pada kaki

15. Surya / pegawai eselon 4 : luka sedang

16. Junaidi / staf : luka lecet

17. Reynold / staf : luka lecet

18. Sherli / perawat : suspect fraktur pada kaki

19. Sinta / resepsionis : luka lecet, nyeri ulu hati

Editor      : Banu Adikara
Reporter : (isa/JPC)