Putri Elektrik PLN Jadi Tim Ayam Sayur di Proliga 2019

JawaPos.com – Tim putri Jakarta Elektrik PLN memulai Proliga 2019 dengan sangat buruk. Anak-anak asuh Tien Mei itu menelan tiga kekalahan beruntun pada putaran pertama musim ini.

Elektrik tertunduk malu setelah dihajar Jakarta PGN Popsivo Polwan pada seri pertama putaran pertama di Jogjakarta. Mereka mencanangkan misi bangkit pada seri kedua putaran pertama di Gresik.

Apa daya, Elektrik justru tercebur ke dalam lubang yang semakin dalam. Mereka menelan dua kekalahan beruntun di Gresik. Seusai dipermalukan Jakarta Pertamina Energi, giliran Jakarta BNI 46 yang menghajar Jutarat Montripila dan kolega.

BNI 46 mengubur Elektrik dengan skor telak 3-0 (25-14, 20-20, dan 25-15), Minggu (16/12) sore di GOR Tri Dharma, Gresik. Bagi BNI 46, ini adalah kemenangan keduanya selama putaran pertama Proliga 2019.

“Wajar kalau kami tiga kali kalah. Pemain PLN kan banyak baru, anak-anak junior. (Kualitas, Red) pemain asingnya juga kurang dibandingkan dengan tahun lalu yang bisa mengangkat tim,” kata asisten pelatih Elektrik Octavian seusai pertandingan.

“Jika dilihat dari materi pemain. Kami berbeda jauh dengan Popsivo atau Pertamina. Kalau untuk untuk urusan ganti pemain, kami belum tahu karena itu adalah urusan manajemen dan pelatih,” imbuhnya.

Sementara itu, kepala pelatih BNI 46 Risco Herlambang mengevaluasi performa sejumlah pasukannya yang kurang greng. Meski demikian, ia bersyukur karena anak-anak BNI 46 bermain sesuai harapannya.

“Saya tidak ada target pribadi untuk menjuarai di putaran pertama ini. Tetapi kami akan mencobanya,” tutup Risco.

Editor      : Banu Adikara
Reporter : (saf/JPC)